Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size


Home Sejarah Sejarah Nusantara Kronologis Perang Surabaya, 1945

Kronologis Perang Surabaya, 1945

Email Cetak PDF
Penilaian User: / 2
TerburukTerbaik 

Perang Surabaya 1945Insiden Hotel Yamato / Oranje / Majapahit (sekarang)

Setelah munculnya maklumat pemerintah Indonesia tanggal 31 Agustus 1945 yang menetapkan bahwa mulai 1 September 1945 bendera nasional Sang Saka Merah Putih dikibarkan terus di seluruh wilayah Indonesia, gerakan pengibaran bendera tersebut makin meluas ke segenap pelosok kota Surabaya. Klimaks gerakan pengibaran bendera di Surabaya terjadi pada insiden perobekan bendera di Yamato Hoteru / Hotel Yamato (bernama Oranje Hotel atau Hotel Oranye pada zaman kolonial, sekarang bernama Hotel Majapahit) di Jl. Tunjungan no. 65 Surabaya.

Sekelompok orang Belanda di bawah pimpinan Mr. W.V.Ch. Ploegman pada sore hari tanggal 18 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara. Keesokan harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.

Hotel Yamato sekarang

Tak lama setelah mengumpulnya massa di Hotel Yamato, Residen Soedirman, pejuang dan diplomat yang saat itu menjabat sebagai Wakil Residen (Fuku Syuco Gunseikan) yang masih diakui pemerintah Dai Nippon Surabaya Syu, sekaligus sebagai Residen Daerah Surabaya Pemerintah RI, datang melewati kerumunan massa lalu masuk ke hotel Yamato dikawal Sidik dan Hariyono. Sebagai perwakilan RI dia berunding dengan Mr. Ploegman dan kawan-kawannya dan meminta agar bendera Belanda segera diturunkan dari gedung Hotel Yamato.

Dalam perundingan ini Ploegman menolak untuk menurunkan bendera Belanda dan menolak untuk mengakui kedaulatan Indonesia. Perundingan berlangsung memanas, Ploegman mengeluarkan pistol, dan terjadilah perkelahian dalam ruang perundingan. Ploegman tewas dicekik oleh Sidik, yang kemudian juga tewas oleh tentara Belanda yang berjaga-jaga dan mendengar letusan pistol Ploegman, sementara Soedirman dan Hariyono melarikan diri ke luar Hotel Yamato. Sebagian pemuda berebut naik ke atas hotel untuk menurunkan bendera Belanda. Hariyono yang semula bersama Soedirman kembali ke dalam hotel dan terlibat dalam pemanjatan tiang bendera dan bersama Koesno Wibowo berhasil menurunkan bendera Belanda, merobek bagian birunya, dan mengereknya ke puncak tiang bendera kembali sebagai bendera Merah Putih.

Setelah insiden di Hotel Yamato tersebut, pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris . Serangan-serangan kecil tersebut di kemudian hari berubah menjadi serangan umum yang banyak memakan korban jiwa di kedua belah pihak Indonesia dan Inggris, sebelum akhirnya Jenderal D.C. Hawthorn meminta bantuan Presiden Sukarno untuk meredakan situasi.

Kematian Brigadir Jenderal Mallaby

Setelah gencatan senjata antara pihak Indonesia dan pihak tentara Inggris ditandatangani tanggal 29 Oktober 1945, keadaan berangsur-angsur mereda. Walaupun begitu tetap saja terjadi bentrokan-bentrokan bersenjata antara rakyat dan tentara Inggris di Surabaya. Bentrokan-bentrokan bersenjata di Surabaya tersebut memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober 1945 sekitar pukul 20.30. Mobil Buick yang ditumpangi Brigadir Jenderal Mallaby berpapasan dengan sekelompok milisi Indonesia ketika akan melewati Jembatan Merah. Kesalahpahaman menyebabkan terjadinya tembak menembak yang berakhir dengan tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby oleh tembakan pistol seorang pemuda Indonesia yang sampai sekarang tak diketahui identitasnya, dan terbakarnya mobil tersebut terkena ledakan granat yang menyebabkan jenazah Mallaby sulit dikenali. Kematian Mallaby ini menyebabkan pihak Inggris marah kepada pihak Indonesia dan berakibat pada keputusan pengganti Mallaby, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh untuk mengeluarkan ultimatum 10 November 1945 untuk meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA.

Perdebatan tentang pihak penyebab baku tembak

Tom Driberg, seorang Anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh Inggris (Labour Party). Pada 20 Februari 1946, dalam perdebatan di Parlemen Inggris (House of Commons) meragukan bahwa baku tembak ini dimulai oleh pasukan pihak Indonesia. Dia menyampaikan bahwa peristiwa baku tembak ini disinyalir kuat timbul karena kesalahpahaman 20 anggota pasukan India pimpinan Mallaby yang memulai baku tembak tersebut tidak mengetahui bahwa gencatan senjata sedang berlaku karena mereka terputus dari kontak dan telekomunikasi. Berikut kutipan dari Tom Driberg:

"... Sekitar 20 orang (serdadu) India (milik Inggris), di sebuah bangunan di sisi lain alun-alun, telah terputus dari komunikasi lewat telepon dan tidak tahu tentang gencatan senjata. Mereka menembak secara sporadis pada massa (Indonesia). Brigadir Mallaby keluar dari diskusi (gencatan senjata), berjalan lurus ke arah kerumunan, dengan keberanian besar, dan berteriak kepada serdadu India untuk menghentikan tembakan. Mereka patuh kepadanya. Mungkin setengah jam kemudian, massa di alun-alun menjadi bergolak lagi.

Brigadir Mallaby, pada titik tertentu dalam diskusi, memerintahkan serdadu India untuk menembak lagi. Mereka melepaskan tembakan dengan dua senapan Bren dan massa bubar dan lari untuk berlindung; kemudian pecah pertempuran lagi dengan sungguh gencar. Jelas bahwa ketika Brigadir Mallaby memberi perintah untuk membuka tembakan lagi, perundingan gencatan senjata sebenarnya telah pecah, setidaknya secara lokal. Dua puluh menit sampai setengah jam setelah itu, ia (Mallaby) sayangnya tewas dalam mobilnya-meskipun (kita) tidak benar-benar yakin apakah ia dibunuh oleh orang Indonesia yang mendekati mobilnya; yang meledak bersamaan dengan serangan terhadap dirinya (Mallaby).

Saya pikir ini tidak dapat dituduh sebagai pembunuhan licik... karena informasi saya dapat secepatnya dari saksi mata, yaitu seorang perwira Inggris yang benar-benar ada di tempat kejadian pada saat itu, yang niat jujurnya saya tak punya alasan untuk pertanyakan ... "

Ultimatum 10 November 1945

Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya, Mayor Jenderal Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum yang menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.

Ultimatum tersebut kemudian dianggap sebagai penghinaan bagi para pejuang dan rakyat yang telah membentuk banyak badan-badan perjuangan / milisi. Ultimatum tersebut ditolak oleh pihak Indonesia dengan alasan bahwa Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri, dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) juga telah dibentuk sebagai pasukan negara. Selain itu, banyak organisasi perjuangan bersenjata yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar yang menentang masuknya kembali pemerintahan Belanda yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia.

Inggris merangsek masuk ke dalam Kota Surabaya

Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan berskala besar, yang diawali dengan pengeboman udara ke gedung-gedung pemerintahan Surabaya, dan kemudian mengerahkan sekitar 30.000 infanteri, sejumlah pesawat terbang, tank, dan kapal perang.

Inggris kemudian membombardir kota Surabaya dengan meriam dari laut dan darat. Perlawanan pasukan dan milisi Indonesia kemudian berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk. Terlibatnya penduduk dalam pertempuran ini mengakibatkan ribuan penduduk sipil jatuh menjadi korban dalam serangan tersebut, baik meninggal maupun terluka.

Basis pertahanan gerilya Indonesia, mempertahankan wilayah

Di luar dugaan pihak Inggris yang menduga bahwa perlawanan di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo tiga hari, para tokoh masyarakat seperti pelopor muda Bung Tomo yang berpengaruh besar di masyarakat terus menggerakkan semangat perlawanan pemuda-pemuda Surabaya sehingga perlawanan terus berlanjut di tengah serangan skala besar Inggris.

Tokoh-tokoh agama yang terdiri dari kalangan ulama serta kyai-kyai pondok Jawa seperti KH. Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya juga mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kyai) shingga perlawanan pihak Indonesia berlangsung lama, dari hari ke hari, hingga dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran skala besar ini mencapai waktu sampai tiga minggu, sebelum seluruh kota Surabaya akhirnya jatuh di tangan pihak Inggris.


Artikel Terkait Lainnya :


+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
=)=D=(XD:dizzy:T_T:blush:^_^=_=-_-:pout::angry:
=Oo_O:snicker::eyebrow::sigh::sick::whisper::whistle::nuu::gah::flame::cool:
:shy::kawaii::notfunny::snooty::uhh:X_XXB:talkbiz::grr::onoes::psychotic::scared:
:evil::nomnom::zombie::want::drunk::love::meow::music:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

Berita Terkait Lainnya :.

 

Media Sosial Menjadi Alat Penting Diplomasi Publik
28/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

“Media sosial merupakan instrument penting dalam diplomasi publik”, tegas Duta Besar A.M. Fachir, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI dalam paparannya di  [ ... ]


Kerjasama IORA Untuk Kepentingan Nasional Indonesia
28/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

“Untuk mengoptimalkan manfaat kerjasama IORA bagi kepentingan nasional, Indonesia sebagai ketua pada periode 2015 – 2017 perlu menerapkan strategi multiplication of authrority, yakni adanya t [ ... ]


Nasional
Tony Abbott Resmi Dilantik sebagai Perdana Menteri Australia
18/09/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Tony Abbott disumpah sebagai Perdana Menteri Australia yang baru pada Rabu, secara resmi mengakhiri pemerintahan Partai Buruh --yang sudah berjalan selama enam tahun, dengan janji dari pihak Konser [ ... ]


Jepang dan Vietnam Meningkatkan Kerjasama Pertahanan
18/09/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Pertahanan Vietnam Phung Quang Thanh kemarin pagi (16/9/2013) menerima kunjungan Menteri Pertahanan Jepang Onodera Itsunori di Markar Besar Kementerian Pertahanan Vietnam. Kedua pihak bert [ ... ]


Asia
Aktivis Singapura Menolak Peningkatan Jumlah Imigran
19/02/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Walaupun penduduk Singapura sedikit ini tidak berarti tidak ada masalah di sana. Ternyata sedikitnya penduduk Singapura dengan proporsi populasi golongan manula semakin meningkat mengkhewatirkan Pemer [ ... ]


Ekonomi Vietnam Mendorong Negaranya Melakukan Devaluasi Mata Uang
07/02/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Harian Investment Report Vietnam, pimpinan perusahaan ekspor dan para ahli ekonomi Vietnam berpendapat, selama dua tahun ini Vietnam terus mempertahankan kestabilan kurs mata uang Repee V [ ... ]


Asia Tenggara
Kebijakan PM Jepang, Shinzo Abe Mengenai Pasukan Bela Diri Jepang Membuat Kontroversi
16/09/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Perdana Menteri Shinzo Abe kemarin (12/9/2013) di Tokyo mengatakan akan mendorong pembahasan terkait hak bela diri kolektif. Hal ini tentu akan merubah Undang-Undang Dasar sebelumnya yang hanya dipe [ ... ]


Korea Utara Protes Standar Ganda AS Atas Peluncuran Roket Korea Selatan
02/02/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara hari ini (2/2) ketika menjawab pertanyaan Kantor KNCA mengecam standar ganda dan logika perampok AS yang membela peluncuran roket Naro-1 Korea Selatan s [ ... ]


Asia Timur
Human Right Watch (HRW) Menilai Aparat Keamanan Mesir Telah Lakukan Pelanggaran HAM
25/08/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Human Right Watch (HRW) menyatakan menginvestigasi pembubaran aksi duduk Ikhwanul Muslimin di Rabba al Adawiya di Nasr City dan Lapangan Nahda di Giza yang kemudian dipublikasikan di laporannya di [ ... ]


Inggris Akan Menarik Separuh Tentaranya Dari Afghansitan pada Tahun 2013
21/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Inggris akan menarik 3.800 personel militer dari Afghanistan pada tahun 2013, dan menarik semua personel pada tahun 2014.

Perdana Menteri Inggris Cameron menyatakan hal ini di hadapan Majelis Rendah. D [ ... ]


Timur Tengah
Pemberontakan Budak Afrika Melawan Ekploitasi Eropa
17/10/2011 | Tim Admin Indonesian Voices

Sejak pelayaran besar-besaran yang dilakukan Columbus pada tahun 1492, bangsa Eropa menetap di tempat yang dinamakan Dunia Baru dengan menyingkirkan masyarakat asli setempat. Bangsa Portugis memulai t [ ... ]


Masyarakat Internasional Sambut Keberhasilan Pemilu Mesir
25/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Mesir kemarin (24/6) mengumumkan Mohamed Mursi, kandidat dari Ikhwanul Muslimin memenangkan pemilihan presiden. Dunia menyatakan sambutan atas terpilihnya Mursi dan lancarnya pelaksanaan pemilu di  [ ... ]


Afrika
Brasil Sambut Baik Kerja Sama Selatan-Selatan
08/11/2011 | Tim Admin Indonesian Voices

Tim Koordinasi Pengembangan Kerja Sama Selatan-Selatan yang dipimpin oleh Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan/Wakil Kepala Bappenas RI, Dr. Lukita Dinarsyah Tuwo, melakukan serangkaian pertemuan den [ ... ]


Masyarakat Peru Bermimpi Tentang Indonesia
27/01/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Suasana pantai Ancon, yang berjarak satu setengah jam dari kota Lima semakin semarak dengan hiasan umbul-umbul khas Bali yang dipasang di tepi pantai Náutico de Ancon, klub terkemuka di Lima. Hias [ ... ]


Amerika Latin
Krisis Fiskal, Pemerintahan Amerika Serikat 'Shutdown'
03/10/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Pembicaraan antara Presiden Barack Obama dengan para pemimpin Republik gagal mengakhiri penghentian operasi pemerintah AS (shutdown).  Kedua kubu saling menuduh menolak mundur dari posisinya.

Oba [ ... ]


Direktur CIA, Jenderal David Petraeus Mengundurkan Diri
12/11/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden AS Barack Obama pada Jumat menerima pengunduran diri David Petraeus, direktur Central Intelligence Agency (CIA), menurut pernyataan dari Gedung Putih.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluar [ ... ]


Amerika Serikat
Krisis Gas di Eropa, Presiden Vladimir Putin Menjamin Pasokan Gas ke Eropa Aman
21/10/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Moskow akan menjamin pasokan yang stabil dan mulus gas alam untuk pelanggan di Eropa, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Senin (22/10/2012). Pernyataan ini menjadi jaminan setelah Eropa dilanda  [ ... ]


Penghematan Pemerintah Yunani di Lawan Unjuk Rasa Massa
18/10/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Salah satu pengunjuk rasa meninggal karena serangan jantung dalam bentrokan yang meletus pada hari Kamis (18/10/2012) di pusat Athena pada akhir pawai anti-penghematan yang diselenggarakan oleh serika [ ... ]


Eropa Barat
Vladimir Putin Utarakan Kebijakan Dalam dan Luar Negerinya Kepada Para Wartawan
22/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis (20/12/2012) mengadakan konferensi pers tentang isu-isu domestik besar dan hubungan luar negeri dalam 12 tahun dan yang kali pertama dilakukannya sejak  [ ... ]


Konflik Rusia – Ukraina : Rentannya Stabilitas Energi Uni Eropa
04/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh : Rosita Dewi

Masih terekam jelas dalam ingatan kita bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina menyebabkan terjadinya ketidaklancaran pasokan gas dari Rusia ke Uni Eropa (UE) sebagai primary consumer [ ... ]


Eropa Timur
Mahfud MD: Bukan Negera Asing Ancam Kelangsungan NKRI, Tapi Korupsi
26/10/2011 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengatakan Negara Indonesia tidak sedang menerima ancaman dari luar negeri, justru ancaman utamanya datang dari dalam berupa korupsi yang dapat mengganggu kela [ ... ]


Internasionalisasi Isu Dalam Negeri Perlu Penjelasan Komprehensif
26/04/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Kemlu RI menyadari adanya kasus-kasus di dalam negeri Indonesia yang berkembang dan kemudian menjadi perhatian beberapa pihak di luar negeri.  Dalam hal ini, Direktur Jenderal Informasi dan Diploma [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Rusia Memperkuat Militernya dengan Peningkatan Jumlah Kapal Selam untuk Angkatan Laut
01/08/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Rusia sudah mulai mengembangkan pengaruh militernya untuk menyeimbangkan dengan penggelaran militer AS pada banyak lokasi di dunia. Upaya Rusia untuk menyeimbangkan kekuatan AS tersebut dengan peningk [ ... ]


AS "Emoh" Mengurangi Senjata Hulu Ledak Nuklir sesuai START
04/10/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Departemen Luar Negeri AS kemarin (3/10) mengumumkan, hingga 1 September lalu, AS memiliki total 1.722 hulu ledak nuklir. Jumlah ini 223 butir lebih banyak dibandingkan yang dimiliki Rusia. Ini b [ ... ]


Perkembangan Militer
ASEAN dan India Meningkatkan Hubungan Kerjasama
21/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

India dan ASEAN memutuskan untuk meningkatkan hubungan kerja sama dialog menjadi hubungan kemitraan kooperatif strategis. Kedua pihak telah menyelesaikan perundingan tentang kesepakatan perdagangan  [ ... ]


ASEAN Harus Bisa Melakukan Komunukasi Interaktif
17/10/2011 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Djauhari Oratmangun mengatakan, akan berusaha menciptakan suasana dan bentuk diskusi yang terstruktur serta dinamis, sehingga dapat terjadi pertukara [ ... ]


ASEAN
TERBARU

Sejarah Kemerdekaan

Sejarah Perang Frontal Puputan Margarana di Tabanan Bali, 20 November 1946
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Latar belakang munculnya puputan Margarana sendiri bermula dari Perundingan Linggarjati. Pada tanggal 10 November 1946, Belanda melakukan perundingan linggarjati dengan pemeri [ ... ]


Pergolakan Perjuangan Melawan NICA di Kalimantan Barat
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pasca perang dunia II. Konstelasi politik global dunia berubah total. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kawasan Pasi [ ... ]


Upaya Douwes Dekker Berhasil Menggulirkan Politik Etis Belanda Tahun 1860
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Eduard Douwes Dekker (lahir di Amsterdam, Belanda, 2 Maret 1820 – meninggal di Ingelheim am Rhein, Jerman, 19 Februari 1887 pada umur 66 tahun), atau yang dikenal pula dengan nama pena Mult [ ... ]


Kiprah Tokoh Agus Salim dalam Memperjuangan Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Agus Salim yang pada saat setelah lahir diberi nama Mashudul Haq yang berarti “Pembela Kebenaran” sebuah harapan dari kedua orang tuanya yang pada kemudian hari apa yang diharapkan itu ter [ ... ]


Pemuda Pejuang Margonda, Namanya Menjadi Jalan di Depok
Tim Admin Indonesian Voices

Ketika Inggris membawa NICA tahun 1945 - 1946 jalur jalan Margonda menjadi sering dilalui oleh tentara Sekutu untuk mengirim pasukan ke Timur Jawa. Pada tanggal 16 Juni 1946, Depok diserang secara bes [ ... ]


Sejarah Kemerdekaan

Internasional

Hukuman Mati Pengadilan Mesir Terhadap Tahanan Politik Melanggar HAM
17/04/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan keputusan pengadilan Mesir melanggar tiga prasyarat vonis mati dari perspektif HAM. Pasalnya, kasus utama di Mesir merupakan perbedaan sik [ ... ]


Barack Obama Menawarkan Perubahan Pengawasan Telepon Domestik
18/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden AS Barack Obama pada hari Jumat (17/01/2014) menawarkan serangkaian perubahan kepada Badan Keamanan Nasional ( NSA ) mengenai praktek pengawasan yang sekarang ini sangat kontroversial, tuju [ ... ]


Korea Utara Protes Latihan Militer Korea Selatan dan AS
17/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Pertahanan Korea Utara (Korut) kemarin (16/1) mengusulkan kepada Korea Selatan (Korsel) untuk menghentikan segala aksi permusuhan dan mencegah terjadinya perang nuklir. Korut mengusulkan k [ ... ]


Isu Internasional

Ekonomi

BUMN dan BUMS yang Beroperasi di Timor Leste Bentuk Asosiasi
Tim Admin Indonesian Voices

Pimpinan dan perwakilan BUMN dan BUMS yang mewakili operasi bisnis di Timor-Leste (TL) menyepakati pembentukan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Timor-Leste. Kesepakatan tersebut disetujui secara aklam [ ... ]


Minyak Sawit Indonesia Bisa Mendominasi Pasar Minyak Nabati Dunia
Tim Admin Indonesian Voices

Permintaan Minyak Sawit Indonesia akan terus meningkat dan ditengarai akan semakin mendominasi pasar dunia. Hal ini menjadi topik hangat dalam pembahasan bersama Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia D [ ... ]


Bangun Industri yang Berkelanjutan adalah Strategi Mutlak
Tim Admin Indonesian Voices

Memanfaatkan momentum yang ada, Direktorat Perdagangan, Perindustrian, Investasi, dan HKI (PPIH) bekerjasama dengan Kedutaan Besar/Perutusan Tetap RI Wina menyelenggarakan Workshop Internasional berte [ ... ]


KPK Mengendus Kerugian Negara 6,7 Triliun pada Eksplorasi Batubara
Tim Admin Indonesian Voices

KPK mengindikasi adanya kerugian negara sebesar Rp6,7 trilun dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara, seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di gedung [ ... ]


Walaupun Di Uni Eropa dan AS Krisis Ekonomi, tetapi Ekonomi Di Asia Sampai Penghujung Tahun 2012 Tetap Stabil
Tim Admin Indonesian Voices

Seakan menantang ramalan para ekonom Un Eropa yang akan memperkirakan krisis Uni Eropa akan berdampak besar bagi Asia, tetapi faktanya sampai penghujung tahun 2012, sejumlah negara emerging market  [ ... ]


Redonominasi Untuk Melindungi Mata Uang Rupiah
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pemerintah akan melakukan pengamanan rupiah, salah satunya adalah redenominasi mata uang rupiah. Redenominasi ini adalah untuk menghapus tiga angka nol, yaitu Rp 1.000 menj [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya


Latest News

Popular

Pariwisata Indonesia

Asik Makan Sea Food Sambil Melihat Keindahan Sunset Pantai Jimbaran, Bali
12/08/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Pantai Jimbaran terkenal dengan pasirnya yang putih bersih dan luas, sehingga paling enak untuk bersantai di pinggir pantai atau berjemur. Ombaknya relatif tenang dan tidak membahayakan. Saangat cocok [ ... ]


Melihat Kawah Raksasa Gunung Tengger di TNBTS Probolinggo Jawa Timur
04/10/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Gunung Tengger merupakan bagian dari rangkaian Gunung Bromo, Tengger dan Batok merupakan bagian dari kawasan pelestarian alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Taman yang paling banyak diku [ ... ]


Pemandangan Aktivitas Kapal di Pelabuhan Merak Provinsi Banten
16/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Pelabuhan Merak adalah sebuah pelabuhan di Kota Cilegon, Banten yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera via perhubungan laut (Selat Sunda). Pelabuhan ini merupakan akses utama antara kedua [ ... ]


Gunung Bromo, Batok dan Semeru di Jawa Timur
23/01/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Keindahan Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru yang dilihat dari Penanjakan Kecamatan Cemara Lawang, Probolinggo, Jawa Timur. Pemandangan landscape yang diselimuti oleh kabut. Photografer : Y [ ... ]


Pelabuhan Bakauheni Urat Nadi Transportasi Sumatra
21/09/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Pelabuhan Bakauheni berada di selatan Sumatra di Provinsi Lampung merupakan urat nadi bagi transportasi pulau Sumatra. Pelabuhan ini terletak di Bakauheni, Kalianda yang merupakan ibu kota Kabupaten [ ... ]


Pariwisata Indonesia

Budaya Indonesia

Manusia Purba Homo Erectus di Trinil, Jawa Tengah
02/09/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Homo Erectus adalah manusia yang hidup sejak 1 juta - 150.000 tahun yang lalu pada Masa Paleolitik dan Masa Mesolitik. Benda budaya yang dihasilkan mencakup Kapak Perimbas, Pahat Gemgam, Proto Kapak G [ ... ]


Display Payung di Salah Satu Rumah Makan di Kuta, Bali
17/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Payung pada umumnya hanya diartikan sebagai alat untuk pelindung dari hujan atau panas, tetapi dalam budaya nusantara payung sebenarnya memiliki makna yang luas dan dijadikan sebagai simbol-simbol ter [ ... ]


Becak-Becak di Jalan Malioboro Yogyakarta
04/09/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Bukan Yogya kalau tidak ada kekhasannya. Salah satu keunikan Yogyakarta adalah becak-becak yang banyak dimana-mana. Berbeda dengan kota-kota lain dimana becak menjadi halangan bagi suatu kota menjadi  [ ... ]


Jembatan Akar Pohon di Kampung Baduy, Kabupaten Lebak, Banten
28/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Orang Kanekes atau orang Baduy/Badui adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Populasi mereka sekitar 5.000 hingga 8.000 orang, dan mereka merupakan salah satu s [ ... ]


Suku Baduy di Banten
23/01/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

 Suku Baduy di Banten yang masih tinggal di pedalaman dan hidup dengan car-cara yang masih tradisional. "Hutan adalah rumah kami". Itu merupakan semoyan mereka untuk bertahan di pedalaman hutan.  [ ... ]


Aktivitas Penjual Balon Sabun di Lapangan Parkir Enggal, Bandar Lampung
05/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Lapangan Parkir Enggal merupakan alun-alun Bandar Lampung yang biasa menjadi pusat kegiatan berbagai macam kreasi anak muda Bandar Lampung. Lokasi ini berada di Kelurahan Enggal bersebelahan dengan  [ ... ]