Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home

Percaya Pada Diri Sendiri! Percaya Pada Bangsa Sendiri! Itulah Kebangkitan

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 
Oleh Heri Hidayat Makmun

Kesadaran kekuatan bangsa terbentuk dari penyatuan prestasi-prestasi bangsa yang terserak. Dari sinilah akan terbangun kepercayaan kepada diri sendiri dan jati diri bangsa. Kita bisa melihat dari bangsa-bangsa yang bangkit baik dari peradapan lampau seperti munculnya kejayaan bangsa-bangsa masa lampau. Seperti kejayaan bangsa Mesir dan Babilonia atau bangsa Romawi dan Yunani. Mungkin lebih dekat dengan kita seperti kejayaan nusantara masa lalu, yaitu bangkitnya dan berjayanya Mahapahit dengan sumpah palapa atau Kerajaan Sriwijaya yang merajai maritim dan mengaruhi dua samudera dunia.

Pada era kontemporer ini, pengalaman kebangkitan juga bisa kita pelajari dari negara lain, seperti kebangkitan bangsa Jepang yang hanya dalam waktu 60-an tahun dapat bangkit kembali dengan cepat, setelah kekalahan perang dunia ke-II. Kebangkitan China yang sekarang mulai menjadi raksasa ekonomi di Dunia dengan produk-produknya yang menggurita dan mampu melakukan penetrasi pasar dengan baik. Kebangkitan India yang menggunakan kemampuan riset dan produk intelektualnya. Kebangkitan Vietnam yang cepat dalam waktu 10 tahun terakhir ini. Kebangkitan Rusia melalui reformasi perusahaan energinya, sehingga perusahaan negaranya mampu mengisi kas negara yang pernah kosong pada masa Uni Soviet dulu.

Semua kebangkitan tersebut memiliki benang merah yang sama. Apakah benang merah itu? Mari kita renungi bagaimana kebangkitan-kebangkitan itu.  Ada ciri yang sangat kuat dari kebangkitan itu, yaitu nasionalisme yang tinggi dari Bangsa Jepang, Nasionalisme yang tinggi dari Bangsa China, juga India, Vietnam dan juga Rusia. Nasionalisme yang tinggi ini berfondasikan dari jati diri yang kuat. Tidak ada bangsa yang memiliki jati diri yang kuat tanpa percaya kepada bangsanya sendiri. Percaya pada diri sendiri. Faktor kebangkitan mereka itu adalah kepercayaan kepada kekuatan diri sendiri, kepercayaan pada bangsa sendiri. Dalam kalimat Bung Karno adalah "berdikari" atau berdiri di kaki sendiri. Keyakinan ini akan menentukan arah dari perjalanan sejarah berbangsa dan bernegara yang gemilang.

Mari kita melakukan kontemplasi terhadap apa yang terjadi ditengah bangsa kita, kemudian kita buat "andai-andai". Jika seandainya kita percaya pada diri sendiri, percaya pada bangsa sendiri, apa yang akan terjadi. Kita akan kaitkan fakta-fakta itu dengan masa depan dan harapan kita. Sebagai berikut ini:

Jika kita percaya pada diri sendiri maka pemerintah akan lebih memilih Pertamina atau perusahaan dalam negeri lain untuk mengekplorasi blok Cepu dibandingkan dengan memberikan kepada “orang lain” Exxon Mobile. Sehingga Pertamina punya pendapatan baru untuk membantu anggaran kita. Begitu juga dengan tambah-tambang lain yang sekarang dikelola asing.

Jika kita percaya kepada diri sendiri maka PT. Freefort sudah dinasionlisasi, sehingga keuntungannya yang luar biasa besar dapat digunakan untuk meningkatkan pendidikan bahkan lebih dari 20% anggaran APBN pemerintah kita.

Jika kita percaya pada diri sendiri maka PT Pindad akan meningkatkan teknologinya, karena mereka tahu bahwa produksinya akan digunakan. Jika produksinya digunakan maka mereka memiliki dana untuk mengembangkan riset dan teknologi mereka, sehingga menghasilkan senjata yang tangguh dan mutakhir. Apa artinya embargo senjata bangsa asing jika kita sepenuhnya menggunakan hasil produksi senjata kita sendiri.

Jika kita percaya pada diri sendiri maka kita tidak akan menjual BUMN-BUMN dan aset lain secara murah dan jorjoran kepada asing, karena kita sadar bahwa kita menjual sesuatu yang sangat berharga dan bernilai tinggi. Kita harus tahu bahwa pihak asing sendiri dengan segala cara dan lobby berusaha untuk mendapatkan saham-saham BUMN-BUMN kita, bahkan sampai mempengaruhi kebijakan pembentukan perundangan di Gedung Dewan.

Jika kita percaya kepada diri sendiri maka jalan-jalan di Indonesia akan banyak dipenuhi oleh kendaraan produksi bangsa sendiri bukan mobil dan motor Jepang. Devisa kita tidak deras lari ke Jepang karena kita tidak jorjoran membeli mobil dan motor negara sakura itu.

Jika kita percaya pada diri sendiri maka kita tidak berhutang dengan IMF dan Bank Dunia. Kita akan sadar tanpa dana asing pun kita bisa bangkit. Apalagi pinjaman mereka memiliki konsekuansi yang merugikan bangsa ini dibelakang hari.

Jika kita percaya pada diri sendiri kita akan membeli produk dalam negeri. Dengan ini maka industri dan perdagangan kita hidup, yang akan menyerap angkatan kerja kita yang sekarang banyak menganggur. Dari situ keluarga keluarga mereka akan mendapatkan kesejahteraan, anak-anak mereka dapat menempuh pendidikan yang layak. Bangsa kita akan menjadi pintar, sehingga kita mampu memproduksi sendiri segala sesuatu yang kita butuhkan. Ini akan membuka peluang lapangan pekerjaan lainnya dan kesejahteraan masyarakat semakin luas.

Jika kita percaya pada diri sendiri, maka BUMN-BUMN tidak menyerap tenaga ahli dari luar negeri yang mahalnya bukan kepalang. Ada yang gajinya sebulan bisa sampai 2,5 M perbulan. Masya Allah. Kalau ini diserahkan kepada bangsa sendiri maka akan banyak profesional kita yang bekerja di luar negeri pulang dan memberikan keahlian dan tenaganya untuk bangsanya sendiri dengan biaya yang tidak terlalu mahal dan demi untuk bangsa sendiri.

Jika kita percaya kepada diri sendiri, maka tidak ada yang memborong dolar yang akan menjatuhkan rupiah.

Jika kita percaya kepada diri sendiri, tidak ada orang kaya yang berobat keluar negeri, yang menyebabkan devisa kita lari keluar. Tenaga ahli kesehatan kita akan terpakai.

Jika kita percaya kepada diri sendiri, maka bangsa kita tidak lari kebursa saham Singapura, Hongkong, Jepang atau negara lain.

Jika kita percaya kepada diri sendiri, maka rakyat akan percaya kepada pemerintah. Stabilitas nasional akan mantap dan membentuk sosial budaya yang kondusif. untuk membangun.

Jika kita percaya pada diri sendiri, maka kita akan menggunakan otak kita sendiri. Seperti halnya dengan pedang yang akan digunakan maka pemiliknya akan mengasah pedang tersebut. Kita akan belajar. Tidak ada rasa sia-sia sedikitpun pada saat kita berkorban dan berinvestasi untuk belajar. Sehingga bangsa kita akan lebih banyak yang pintar. Sebaliknya jika kita tidak merasa dihargai, kemampuan kita diabaikan. Putus asalah kita untuk menggunakan otak pemberian Allah SWT Sang Pencipta. Kita malas belajar dan akan semakin banyaklah yang bodoh pada bangsa kita.

Jika kita percaya kepada diri sendiri, maka berkobarlah rasa nasionalisme dan harga diri kita. Ini jelas akan menjadi energi kebangkitan kita. Mudahlah kita untuk berjaya dengan semangat ini.

Jika kita percaya kepada diri sendiri, maka kita tidak akan memilih pemimpin yang menyembah kepada kekuatan asing, karena kita percaya tanpa bantuan asing pun kita tetap bisa maju.

Jika kita percaya kepada diri sendiri, maka kita akan sangat menghargai prestasi-prestasi anak bangsa yang mengharumkan nama bangsa. Kita akan tahu karena kita sangat menghargainya. Kita akan tahu siapa pahlawan-pahlawan kita. Kita akan kenal siapa yang mendapatkan emas, perak atau perunggu di Olimpiadi Bejing. Kita akan tahu siapa-siapa anak bangsa kita yang mendapatkan prestasi gemilang di olimpiade fisika, di olimpiade matematika, kita akan tahu siapa pencipta kerangka tulang jalan layang di negara-negara modern, kita akan tahu prestasi-prestasi anak bangsa lain diluar negeri. Karena kita tahu maka mereka yang berprestasi akan merasa dihargai, mereka akan senang untuk berjuang kembali. Sebaliknya jika kita tidak menghargai prestasi mereka. Mereka merasa diabaikan. Meraka merasa sia-sia. Lelahlah mereka untuk berjuang kembali.

Jika kita percaya kepada diri kita sendiri, maka anak-anak kita akan diberi kesempatan setinggi-tingginya untuk mencapai cita-cita mereka. Sebaliknya jika kita tidak percaya pada diri sendiri, maka mungkin kita percaya kepada anak-anak kita, mana mungkin kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk meraih kesempatan untuk menggapai prestasi meraka.

Jika kita percaya kepada diri sendiri maka kita akan bersyukur kepada Sang Khalik, maka kita akan mempergunakan semua anuggrahNya untuk membangun bangsa ini secara positif. kita akan memanfaatkan potensi kita untuk kejayaan bangsa ini.

Jika kita percaya kepada diri sendiri maka kita akan mendapatkan satu, dua, tiga…. Seratus … Seribu… Sejuta… Semilyar prestasi bangsa ini, yang membawa kepada kejayaan. Kita percaya kepada diri sendiri maka kita akan bangkit. Akibat kebangkitan ini, akan mengukir prestasi dan keberhasilan Indonesia yang akan membentuk kepercayaan diri kita yang lebih tinggi lagi. Inilah modal kegemilangan bangsa ini. Kondisi ini yang disebut dengan lingkaran kepercayaan diri bangsa sebagai manifesto bangsa kita.

Dapatlah disimpulkan bahwa sejatinya koreksi terhadap masalah kita sekarang ini adalah ada pada kepercayaan diri kita sendiri! Inferioritas kita terhadap bangsa lain! Tengoklah pada diri kita sendiri bukan kepada teman di sebelah kita.

 

 
Blackberry Melanggar UU, Pemerintah Ancam Tutup Layanan Blackbarry di Indonesia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup layanan Blackberry di Indonesia bila produsennya, Research in Motion (RIM), menolak untuk memblokir konten porn [ ... ]


Menjaga dan Melestarikan Laut Perlu Kerjasama Semua Pihak
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tingkat pencemaran di beberapa wilayah perairan Indonesia pada saat ini telah berada pada kondisi yang tidak terkendali, serta laju sedimentasi yang masuk ke perairan juga terus meningkat. Sementara i [ ... ]


Berita Umum Nasional
Puncak Mudik Diperkirakan Jumat
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lonjakan arus mudik di jalan raya terus menunjukkan peningkatannya. Hari ini, Jumat (18/9) diperkirakan akan menjadi puncak kegiatan arus mudik Lebaran 2009 (1430 H). Pergerakan kendaraan di beberapa  [ ... ]


Dapatkan Informasi Mudik di RTTMC
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Untuk memberikan info-info terkini seputar mudik pada Lebaran tahun 2010 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membentuk Road Transport & Traffic Management Ce [ ... ]


Info Mudik Lebaran
Indonesia dan Malaysia Sepakat Selesaikan Masalah melalui Jalur Diplomasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation(JCBC) RI-Malaysia telah berlangsung pada 6 September 2010 di Kota Kinabalu, Malaysia dipimpin oleh Menlu RI, R.M. Marty M. Natalegawa, dan Menlu Ma [ ... ]


RI - Malaysia Bertemu, Bahas Perbatasan Laut dan Insiden Perairan Bintan
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Menlu RI - Malaysia di Kota Kinabalu membahas perlindungan WNI/TKI di Malaysia, dan bukan saja membahas mengenai perbatasan laut dan insiden perairan Bintan yang terjadi 13 Agustus 2010 da [ ... ]


Berita Umum Internasional
Pembiaran Aparat Keamanan Membuat Gerakan RMS Semakin Berani
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan dan aksi Republik Maluku Selatan (RMS) semakin lama semakin berani ini terbukti saat. Frans Sinmiasa diduga juga berperan penting dalam rencana pengibaran bendera "benang raja" saat puncak Sa [ ... ]


RMS Dan OPM Diduga Terkait Jaringan Multinasional Anti NKRI
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) disinyalir merupakan jaringan multinasional untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Presidium ICMI Mud [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Lebih dari 100.000 Warga Prancis Protes Pengusiran Etnis Minoritas Romania oleh Sarkozy
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kebijakan Presiden Nicolas Sarkozy dianggap sebagai perlakuan yang sangat rasis, saat Pemerintah Prancis mengusir ribuan orang Rumania dengan alasan belum dapat diterima umum.  Kebijakan ini memicu p [ ... ]


Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
LMB Karimun Sesalkan Provokasi Perang dengan Malaysia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bint [ ... ]


PKB : Perang dengan Malaysia Tidak Ada Gunanya
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar menyatakan menolak perang dengan Malaysia, karena perang itu dianggap tidak ada gunanya. Pihaknya lebih menitikberatkan kepada diplomasi yang akan dilakukan pem [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Perang Semakin Sulit, Obama dan Sekjen NATO Bertemu
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Meningkatnya tantangan perang di Afghanistan yang ditandai dengan peningkatan jumlah tentara ISAF yang tewas, penurunan dukungan masyarakat internasional, dan peningkatan penolakan rakyat AS membuat P [ ... ]


Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Pejabat Sebaiknya Menolak Gratifikasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Para penyelenggara negara atau pegawai negeri sebaiknya tidak menerima gratifikasi, alih-alih bisa terkena pasal suap. Gratifikasi, belakangan ini semakin sering kita dengar, terutama setelah Komisi P [ ... ]


Demi Membersihkan Institusi Kepolisian, Pemerintah Meksiko PHK Ribuan Polisi Korup
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Mungkin hal ini bisa menjadi pejaran baik bagi Indonesia. Usaha melawan korupsi tidak dilakukan setengah-setengah yang dibuktikan dengan kebijakan Pemerintah di Meksiko untuk memecat hampir 10 persen  [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

BSN Rancang Empat Kegiatan Prioritas
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Badan Standardisasi Nasional  (BSN)  merancang    empat kegiatan prioritas bidang, yakni Pengembangan Sistem Nasional    Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, Perumusan Standar, Peningkatan [ ... ]


BI Lakukan Langkah Antisipatif Hadapi Tekanan Inflasi
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, Ekonomi Indonesia masih menghadapi risiko tekanan inflasi yang berasal dari berbagai sumber. Hal tersebut disampaikannya pada rapat kerja d [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

Keabsahan Penggunaan Barang Milik Negara sebagai Underlying Asset SBSN Diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengaturan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai underlying asset  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Revitalisasi Industri Benih untuk Memperkuat Ketahanan Pangan
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Dalam rangka mengidentifikasi masalah perbenihan nasional khususnya pada kegiatan Revitalisasi Pupuk dan Benih Nasional, 2 September kemarin, I Wayan Budiastra, Asisten Deputi Urusan Kompetensi Kelemb [ ... ]


Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

ASEAN dan AS Bertemu 24 September
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Krisis ekonomi AS menyebabkan Presiden AS Barack Obama membuka torobosan-terobosan baru. AS tidak harus dengan masyarakat Eropa saja, atau Timur Tengah saja tetapi sudah mulai melihat kawasan Asia Ten [ ... ]


Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 54 guests online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang