Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home

Anomali Pasar Bebas Ala David Ricardo

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Oleh Heri Hidayat Makmun

Perdagangan bebas seakan menjadi keharusan, walaupun itu sebenarnya adalah akibat fenomena tekanan negara-negara yang ingin membanjiri negara lain dengan produk dan jasanya. Tentu ini seakan terlalu provokatif tetapi kenyataan di pasar itulah yang terjadi.

Awalnya perdagangan bebas dikenalkan oleh David Ricardo, seorang ekonomis Inggris yang mengembangkan teori perdagangan bebas, memiliki keuntungan komparatif, dimana setiap negara memiliki spesialisasi produk tertentu yang yang nantinya dapat diperdagangkan dengan negara lain dan dapat memberikan keuntungan masing-masing. Jadi, setiap negara memiliki kesempatan untuk saling melengkapi kebutuhan masyarakat di berbagai penjuru dunia. Seperti contohnya Jepang memiliki spesialisasi dalam industry automatif dan Indonesia menyediakan perkebunan karet yang diproduksi menjadi ban mobil. Efisiensi dan produktifitas Jepang dalam berproduksi akan ditambah lagi dengan efisiensi dan produktifitas Indonesia dalam memproduksi ban mobil.

Pada awalnya mungkin pasar hanya berpikir bahwa pasar bebas hanya terkait dengan komoditas tertentu, tetapi ternyata perdagangan bebas juga sudah masuk ke penyediaan pasar tenaga kerja yang terampil dari seluruh dunia yang akan bebas masuk Negara saja yang dianggap paling menjanjikan. Tetapi tentu Perusahaan diseluruh dunia yang ikut dalam perdagangan bebas juga akan mendapatkan tenaga yang sangat ahli dari berbagai negara.

Pertanyaan apakah pasar bebas dapat berjalan sesuai dengan keyakinan David Ricardo tersebut? Pertanyaan ini menjadi sedikit ada jawaban, walaupun masih kabur. Saat sekarang ini, Kita melihat fenomena membanjirnya produk-produk China ke banyak negara, apalagi negara yang terikat perjanjian FTA, tanpa ada timbal balik yang memadai kepada negara pengimport. Apakah neraca perdagangan negara-negara di dunia telah seimbang dan adil? Pertanyaan selanjutnya apakah tenaga ahli automotif Jepang dijamin tidak hengkang ke negara lain yang memiliki kapital besar untuk ikut juga memproduksi mobil seperti Jepang? Pertanyaan lain lagi, di Indonesia bisa menanam karet, tetapi di Jepang tidak, apakah ada jaminan bawah lahan karet atau industri pengolahan karet di Indonesia tidak dibeli investor Jepang?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan mudah terjawab kalau kita lihat fakta-fakta yang terjadi dalam perdagangan dunia saat ini. Seperti isu besar mengenai neraca perdagangan negara-negara di dunia yang menerima produk dari China termasuk Amerika Serikat sendiri. Seandainya saja apa yang diinginkan oleh David Ricardo memang terjadi, mungkin akan banyak negara yang tidak mempermasalahkan membanjirnya produk China ini. Tetapi kenyataanya yang ada adalah dari Amerika Serikat, Uni Eropa, ASEAN seperti Indonesia semuanya menyatakan bahwa produk China seakan menjadi ancaman bagi perekonomian Negara atau kawasan.

Amerika Serikat (AS) yang dulu kuat secara ekonomi dengan memaksa dan menekan. Menyerukan agar semua negara masuk dalam ekonomi pasar bebas, dengan membuka keran import atas segala produk dan jasa apapun. Dengan menggunakan organisasi dan lembaga yang dikendalikannya, seperti IMF dan Bank Dunia. Sekarang ini disaat ekonominya mulai mengalami kemunduran dan daya beli masyarakat AS menurun, tindakan-tindakan proteksi sangat mewarnai kebijakan ekonomi AS. Menurut Kantor Berita Xinhua, Wakil Tetap Tiongkok untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Sun Zhenyu di Jenewa menyatakan melesunya ekonomi AS mengakibatkan menanjaknya pikiran proteksionisme perdagangan di dalam negeri AS. Kalau tidak dicegah, pikiran tersebut akan mengancam perdagangan dunia dan sistem perdagangan multilateral global.

Selain itu Sun Zhenyu juga mengatakan di depan sidang WTO yang membahas kebijakan perdagangan AS, bahwa sentimen proteksionisme AS semakin meningkat yang dikhwatirkan akan diikuti juga oleh anggota-anggota WTO lainnya. Berbagai perundingan perdagangan global terancam gagal, akibat proteksionisme AS. Pada dasarnya proteksionisme tersebut berasal dari tuntutan Kongres AS. AS adalah negara yang paling beruntung dan paling aktif mempromosi liberalisasi perdagangan global disaat menguntungkannya, tetapi akan melakukan proteksi pada saat yang tidak menguntungkan.

Apalagi sekarang ini sedang muncul suatu fenomena membanjirnya produk-produk masal dan murah China yang membasahi semua negara termasuk AS. Inilah yang sebenarnya membuat AS mulai berfikir ulang bahwa liberalisasi perdagangan hanya akan menguntungkan rivalnya saja, yaitu China.

Saat ini pada beberapa negara yang tergolong kuat ekonominya atau pada negara berkembang yang mulai bangkit dan mempunyai daya saing tinggi dalam perdagangan bebas justru datang dari Asia. Kenaikan ekspor (dan PDB) yang bagus di China, India dan Vietnam didukung oleh besar daya saingnya dalam bidang-bidang yang mendasar. Untuk India misalnya bidang IT (Information Technology), untuk China iklim investasi yang mampu menarik banyak sekali investor asing (Amerika, Jepang, dsb-nya). Ekspor besar China ke Amerika Serikat datang dari ribuan perusahaan asing yang masuk China sebelumnya. Demikian juga dengan Vietnam yang memiliki keunggulan sama dengan China.

Produk dirgantara AS mungkin contoh yang sangat jelas. Banyak orang yang akan membayangkan bahwa AS masih memiliki Boing dan Airbus sebagai keunggulan komparatif AS terhadap Cina, tetapi yang terjadi justru China menantang produk Boeing dan Airbus dengan memamerkan model pesawat Comac C919. Ini kali pertama berbadan pesawat ramping tersebut dipajang di luar daratan Cina. Harga pesawatnya jauh lebih murah sehingga dalam beberapa tahun ini pejualan jenis pesawat tersebut naik pesat, tentu hal ini akan menjadi serius jika pada akhirnya Boing dan Airbus jatuh, yang kemudian sahamnya akan dibeli para investor China. Hal yang juga mengejutkan adalah banyaknya tenaga ahli kedirgantaraan dari perusahaan-perusahaan AS yang diundang China untuk bekerja di perusahaan China, yang oleh China berani membayarnya sampai beberapa kali lipat.

Jadi dimana unsur komparatif suatu negara yang bisa menjadi timbal baliknya? Kalau yang ada adalah kekuatan kapital yang sudah membesar setelah berhasil melakukan penetrasi pasar, dan pasar sudah tergantung pada suatu produk, maka tidak sampai disitu saja, tetapi kekuatan kapital yang sudah terbentuk akan mengakusisi perusahaan-perusahaan yang sudah lemah dari negara lain, termasuk juga tenaga ahlinya. Hal ini bisa menjadikan keunggulan komparatif AS akan hilang, karena banyak tenaga ahli hengkang dan memilih untuk pindah keperusahaan lain yang lebih menjanjikan, baik dari gaji maupun dari karir.

Kembali saya pertanyakan dimana keunggulan komparatif suatu negara? Pada akhirnya yang ada adalah keunggulan komparatif setiap faktor produksi, seperti modal dan tenaga kerja, atau keunggulan komparatif suatu perusahaan. Justru semakin bebas keluar masuk produk, modal, dan tenaga kerja tidak akan ada lagi keunggulan komparatif suatu negara. Semakin global suatu sistem perdagangan maka keuanggulan komparatif akan semakin mengerucut, atau keunggulan komparatif akan bergeser dari negara ke unit terkecil pada faktor produksi, yaitu pemilik modal dan atau pemilik keahlian. Sehingga para pemilik modal di berbagai penjuru bumi ini, memiliki kesempatan menjadi konglomerat internasional dan dunia akan masuk dalam model penjajahan ekonomi pola baru yaitu : cengkeraman korporatokrasi/konglomeratokrasi internasional. Sebuah kristalisasi modal dan pemilik keahlian yang kekuatannya dapat menguasai perekonomian dunia melebihi kekuatan suatu negara. Jelas ini adalah suatu bencana jika pasar bebas dibiarkan tanpa adanya regulasi yang jelas.

Bisa kita ambil kesimpulan, bahwa pasar bebas dapat berjalan dengan baik dan adil jika adanya regulasi yang jelas dan dipatuhi oleh semua pihak. Pasar bebas yang benar-benar bebas hanya akan dikuasai oleh kekuatan ekonomi yang sangat besar dan pengusahanya di dukung penuh oleh pemerintahnya, seperti China misalnya, dan ini tidak akan memberikan kesempatan kepada kekuatan swasta yang berdiri sendiri. Pada akhirnya banyak negara akan kembali memproteksi produknya, akibat serangan produk-produk dari luar karena tidak mampu lagi untuk menghadapinya.

Copy Right (C) by indonesianvoices.com, Indonesian Voices Network, 2010.

 
Blackberry Melanggar UU, Pemerintah Ancam Tutup Layanan Blackbarry di Indonesia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup layanan Blackberry di Indonesia bila produsennya, Research in Motion (RIM), menolak untuk memblokir konten porn [ ... ]


Menjaga dan Melestarikan Laut Perlu Kerjasama Semua Pihak
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tingkat pencemaran di beberapa wilayah perairan Indonesia pada saat ini telah berada pada kondisi yang tidak terkendali, serta laju sedimentasi yang masuk ke perairan juga terus meningkat. Sementara i [ ... ]


Berita Umum Nasional
Puncak Mudik Diperkirakan Jumat
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lonjakan arus mudik di jalan raya terus menunjukkan peningkatannya. Hari ini, Jumat (18/9) diperkirakan akan menjadi puncak kegiatan arus mudik Lebaran 2009 (1430 H). Pergerakan kendaraan di beberapa  [ ... ]


Dapatkan Informasi Mudik di RTTMC
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Untuk memberikan info-info terkini seputar mudik pada Lebaran tahun 2010 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membentuk Road Transport & Traffic Management Ce [ ... ]


Info Mudik Lebaran
Indonesia dan Malaysia Sepakat Selesaikan Masalah melalui Jalur Diplomasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation(JCBC) RI-Malaysia telah berlangsung pada 6 September 2010 di Kota Kinabalu, Malaysia dipimpin oleh Menlu RI, R.M. Marty M. Natalegawa, dan Menlu Ma [ ... ]


RI - Malaysia Bertemu, Bahas Perbatasan Laut dan Insiden Perairan Bintan
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Menlu RI - Malaysia di Kota Kinabalu membahas perlindungan WNI/TKI di Malaysia, dan bukan saja membahas mengenai perbatasan laut dan insiden perairan Bintan yang terjadi 13 Agustus 2010 da [ ... ]


Berita Umum Internasional
Pembiaran Aparat Keamanan Membuat Gerakan RMS Semakin Berani
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan dan aksi Republik Maluku Selatan (RMS) semakin lama semakin berani ini terbukti saat. Frans Sinmiasa diduga juga berperan penting dalam rencana pengibaran bendera "benang raja" saat puncak Sa [ ... ]


RMS Dan OPM Diduga Terkait Jaringan Multinasional Anti NKRI
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) disinyalir merupakan jaringan multinasional untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Presidium ICMI Mud [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Lebih dari 100.000 Warga Prancis Protes Pengusiran Etnis Minoritas Romania oleh Sarkozy
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kebijakan Presiden Nicolas Sarkozy dianggap sebagai perlakuan yang sangat rasis, saat Pemerintah Prancis mengusir ribuan orang Rumania dengan alasan belum dapat diterima umum.  Kebijakan ini memicu p [ ... ]


Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
LMB Karimun Sesalkan Provokasi Perang dengan Malaysia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bint [ ... ]


PKB : Perang dengan Malaysia Tidak Ada Gunanya
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar menyatakan menolak perang dengan Malaysia, karena perang itu dianggap tidak ada gunanya. Pihaknya lebih menitikberatkan kepada diplomasi yang akan dilakukan pem [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Perang Semakin Sulit, Obama dan Sekjen NATO Bertemu
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Meningkatnya tantangan perang di Afghanistan yang ditandai dengan peningkatan jumlah tentara ISAF yang tewas, penurunan dukungan masyarakat internasional, dan peningkatan penolakan rakyat AS membuat P [ ... ]


Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Pejabat Sebaiknya Menolak Gratifikasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Para penyelenggara negara atau pegawai negeri sebaiknya tidak menerima gratifikasi, alih-alih bisa terkena pasal suap. Gratifikasi, belakangan ini semakin sering kita dengar, terutama setelah Komisi P [ ... ]


Demi Membersihkan Institusi Kepolisian, Pemerintah Meksiko PHK Ribuan Polisi Korup
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Mungkin hal ini bisa menjadi pejaran baik bagi Indonesia. Usaha melawan korupsi tidak dilakukan setengah-setengah yang dibuktikan dengan kebijakan Pemerintah di Meksiko untuk memecat hampir 10 persen  [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

BSN Rancang Empat Kegiatan Prioritas
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Badan Standardisasi Nasional  (BSN)  merancang    empat kegiatan prioritas bidang, yakni Pengembangan Sistem Nasional    Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, Perumusan Standar, Peningkatan [ ... ]


BI Lakukan Langkah Antisipatif Hadapi Tekanan Inflasi
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, Ekonomi Indonesia masih menghadapi risiko tekanan inflasi yang berasal dari berbagai sumber. Hal tersebut disampaikannya pada rapat kerja d [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

Keabsahan Penggunaan Barang Milik Negara sebagai Underlying Asset SBSN Diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengaturan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai underlying asset  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Revitalisasi Industri Benih untuk Memperkuat Ketahanan Pangan
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Dalam rangka mengidentifikasi masalah perbenihan nasional khususnya pada kegiatan Revitalisasi Pupuk dan Benih Nasional, 2 September kemarin, I Wayan Budiastra, Asisten Deputi Urusan Kompetensi Kelemb [ ... ]


Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

ASEAN dan AS Bertemu 24 September
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Krisis ekonomi AS menyebabkan Presiden AS Barack Obama membuka torobosan-terobosan baru. AS tidak harus dengan masyarakat Eropa saja, atau Timur Tengah saja tetapi sudah mulai melihat kawasan Asia Ten [ ... ]


Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 76 guests online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang