Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home Isu Gerakan Anti Perang Komitmen Pejabat Militer China Terhadap Perdamaian dan Keamanan

Komitmen Pejabat Militer China Terhadap Perdamaian dan Keamanan

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 
China menjadi negara yang mendapat perhatian secara khusus oleh semua negara yang memperhatikan posisi kekuatan militer. Selain kebangkitan ekonomi China juga melakukan gebrakan pada kapasitas militer, dengan peningkatan anggaran untuk moderinisasi peralatan militer dengan melakukan loncatan teknologi. Pada Tahun 2009 Pemerintah China menaikkan anggaran militer mencapai 480,686 miliar yuan (70,2 miliar dolar AS), meningkat 62,482 miliar yuan dari 2008, kata jurubicara parlemen China, Li Zhaoxing kepada para wartawan seperti dikutip AFP. Kemudian pada tahun 2010 ini peningkatan lagi yang besarannya masih ditentukan pemerintah China, kemungkinan seperti yang di lansir sebuah lembaga riset perdamaian internasional di Stockholm itu, China akan menambahakn lagi sebesar 10% dari 84,9 miliar dollar tahun lalu untuk anggaran militer tahun 2010.
China telah menjadi negara kedua yang punya anggaran militer paling besar di dunia, setelah Amerika Serikat, kata sebuah lembaga riset perdamaian Swedia. Nomor tiga adalah Perancis, disusul Inggris dan Rusia, tetapi dilihat dari proyeksinya Prancis dan Inggris memang sudah lama memiliki besaran anggaran seperti sekarang ini. Jadi bisa dikatakan anggaran militer China menyusul secara cepat dibebarapa tahun terakhir ini.
Isu kekuatan militer sangat kritis dan sensitif. Kebangkitan China yang juga berarti kebangkitan ekonomi dan juga militer menjadi kekhawatiran beberapa negara, khususnya yang mempertahankan hegomoni sebagai syarat pertahanan nasional negara tersebut.
Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Taiwan, Korea Selatan, Jepang dan Australia masuk dalam lingkup negara yang mengkhawatirkan perkembangan China.Seperti keluhan pejabat deputi asisten Menhan AS untuk Asia Timur, David Sedney, ahli masalah China terkemuka di Pentagon, Washington seringkali mengeluhkan sikap China yang tidak terbuka dalam menjelaskan motivasi peningkatan anggaran untuk memodernisasi militernya. "Hal terpenting yang perlu dicermati adalah fakta bahwa kita tidak memiliki pemahaman atas maksud-maksud China," kata Sedney, deputi asisten Menhan AS untuk Asia Timur, seperti dikutip kantor berita Reuters. "Inilah yang menimbulkan ketidakpastian."
Lain dari tujuh negara yang mengkhewatrikan kemajuan militer China, negara-negara ASEAN justru memandang kemajuan China baik secara ekonomi dan militer justru secara positif.  Seperti yang diungkapkan oleh Direktur Analisis Lingkungan Strategis, Ditjen Strahan Dephan Brigjen TNI Marciano Norman, menilai modernisasi perlengkapan militer yang dilakukan China, juga di negara-negara ASEAN, dan Indonesia hendaknya tidak harus dan menjadi suatu kekhawatiran satu sama lain tapi harus ditanggapi dengan kewajaran, selama diimbangi dengan transparansi sehingga mampu memberikan keyakinan. "Adanya modernisasi militer di ASEAN dan China adalah sesuatu yang wajar selama itu semua diimbangi dengan transparansi yang sama-sama dibangun sesama negara. Sehingga tidak perlu menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan," kata Brigjen TNI Marciano Norman.
Menurut Norman, hal yang penting untuk menjaga situasi dunia yang aman dan  masalah akan timbul apabila modernisasi militer sudah tidak diimbangi oleh transparansi oleh masing-masing negara di kawasan regional, sehingga sangat berpotensi untuk menimbulkan kecurigaan. Tapi, katanya, sepanjang ASEAN dan China berniat melakukan modernisasi dengan transparan, yang intinya juga untuk menjaga kedamaian regional dan dunia, maka keterbukaan itu perlu dihormati dan dihargai dengan baik. "China mengundang kita ke sini untuk mendengarkan pendapat Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya dan China juga ingin mengetahui mengenai bagaimana dan seperti apa modernisasi yang selama ini dilaksanakan," katanya.

Norman menilai, modernisasi militer adalah suatu konsekuensi logis dari era globalisasi seperti sekarang ini, ketika perkembangan teknologi tumbuh begitu pesat maka modernisasi terhadap militer juga merupakan suatu keharusan. Karena apabila perkembangan teknologi yang begitu maju tidak diimbangi dengan modernisasi militer, maka hal tersebut merupakan sesuatu hal yang tidak wajar.

"Itu adalah adalah konsekuensi logis bila militer melakukan modernisasi seiring dengan kemajuan teknologi. Siapa atau negara mana yang ingin menggunakan suatu teknologi yang sudah usang atau teknologi yang sudah tidak zamannya, tentara di dunia ingin bagaimana mereka melaksanakan tugasnya diiringi oleh kemajuan teknologi," katanya.

Ia mencontohkan, jika suatu negara bisa mengamankan suatu daerah dengan teknologi komunikasi yang baik, teknologi penginderaan yang baik, serta teknologi radar yang mampu menjangkau wilayah yang diinginkan maka sesuatu hal yang wajar jika kemajuan teknologi diapresiasi.
Selain itu, katanya, modernisasi yang didukung teknologi canggih, juga bisa menimbulkan efisiensi dalam penyebaran tentara. misalnya saja tanpa ada modernisasi membutuhkan 1.000 tentara untuk memantau wilayah maka dengan teknologi maju hanya dibutuhkan 500 tentara. Melihat kondisi seperti itu, ia menilai bahwa modernisasi militer yang selama ini dilakukan oleh suatu negara bukanlah sebagai sesuatu hal yang perlu dikhawatirkan atau ditakutkan, selama masing-masing negara transparan.

Dari pejabat China sendiri juga menjamin bahwa peningkatan kapasitas militer justru untuk perdamaian dan keamanan. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua Akademi Ilmu pengetahuan Militer (AMS) Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China Letjen Liu Chengjun, yang mengatakan bahwa modernisasi dan kemajuan teknologi sejumlah peralatan militer China bukan merupakan ancaman apalagi untuk menyerang negara-negara di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, tapi justru akan digunakan untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah itu. "Kemajuan dan modernisasi yang dimiliki China hendaknya jangan dijadikan suatu penilaian negatif tapi hendaknya dilihat untuk bersama-sama meningkatkan keamanan dan stabilitas bersama ASEAN," kata Letjen Liu Chengjun.

Menurutnya, dilihat secara geografis China dan ASEAN memiliki letak yang berdekatan bahkan dengan salah satu negara ASEAN memiliki perbatasan langsung, sehingga secara tradisional pun sesungguhnya telah menjalin suatu penjagaan keamanan. Hubungan geografis yang dekat justru menjadi tanggungjawab positif antara China dan ASEAN dalam menjaga kawasan.  Modernisasi yang dikembangkan oleh China, katanya, justru ingin dipergunakan oleh Pemerintah China untuk bersama-sama ASEAN menjaga dan meningkatkan stabilitas dan keamanan di kedua wilayah itu, yang justru pada akhirnya akan menciptakan rasa aman dan damai.

Pendapat lain disamapaikan oleh Mayjen Qian Lihua, Direktur Masalah Luar Negeri Kementrian Pertahanan Nasional China, mengatakan kerjasama militer antara ASEAN dan China telah terjalin cukup lama dan dengan beberapa negara bahkan telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang saling menguntungkan dan saling menghormati. Menurutnya, China tidak akan berupaya untuk ikut mencampuri urusan dalam negeri ASEAN dan demikian pula sebaliknya, sehingga saling menghormati dan saling kepercayaan tetap terjaga hingga kini. "Kerjasama itu dinilai sangat penting dan strategis untuk menciptakan suatu stabilitas keamanan yang kondusif di kawasan ASEAN dan China," katanya.

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah China sepakat melakukan kerjasama bidang pertahanan sebagai tindaklanjut dari Kerjasama Strategis yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Hu JIntao, April 2005. Kerjasama pertahanan kedua negara masing-masing ditandatangani oleh Menhan RI Juwono Sudarsono dan Menhan China Cao Gangchuan, di Beijing, tanggal 7 November 2008. Kedua menteri telah menandatangani kerjasama di berbagai bidang pertahanan, diantaranya kerjasama di bidang kelembagaan, kerjasama di bidang teknologi, serta bidang pendidikan dan latihan.

Sumber pustaka :
1. www.antaranews.com/view/?i=1205484017&c=ART&s=
2. www.indonesianvoices.com/index.php?option=com_content&view=article&id=139
3. www.antaranews.com/view/?i=1204633852&c=TEK&s=
4. www.indonesianvoices.com/index.php?option=com_content&view=article&id=347
5.  www.indonesianvoices.com/index.php?option=com_content&view=article&id=247
 
Ketua Masyarakat Adat Buol Meminta Aparat Kepolisian yang Bertanggungjawab Dicopot
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Masyarakat Adat Buol, Sulawesi Tengah, Ibrahim Turungku meminta kepada Kapolri untuk mencopot Kapolda Sulteng Brigjen Pol. M Amin Saleh, Kapolres Buol AKBP Amin Lintarso, Wakapolres Buol Kompol  [ ... ]


Setiap Peluru Polisi yang Ditembakkan Di Buol Harus Dipertanggungjawabkan
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Berbagai pihak di Sulawesi Tengah menyesalkan bentrokan antara massa dan polisi di Kabupaten Buol yang merenggut lima warga, Rabu dinihari, dan mengharapkan tidak meluas seperti konflik Poso.

Diharapka [ ... ]


Berita Umum Nasional
FIS: Persoalan dengan Malaysia Harus Dengan Kepala Dingin
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lembaga Swadaya Masyakarat Forum Indonesia Sejahtera (FIS) meminta masyarakat agar tidak bereaksi berlebihan menghadapi persoalan dengan Malaysia. "Kita mengajak masyarakat luas agar menanggapi isu pe [ ... ]


Enam ABK di Penjara Keko terus Diupayakan Percepatan Kasusnya
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Enam orang Anak Buah Kapal (ABK) WNI yang tengah ditahan di penjara “Keko”, Dar es Salaam, Tanzania saat ini berada dalam keadaan baik dan terus diupayakan percepatan penanganan kasus nya. Kondi [ ... ]


Berita Umum Internasional
Krisis Indonesia Malaysia Disikapi Bukan dengan Cara Reaksioner Semata Namun Harus Pendekatan yang Utuh
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengamat sosial politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Arie Sujito MSi menilai upaya pemerintah yang memilih jalur diplomasi dalam mensikapi "memanasnya" hubungan dengan Malaysia harus tetap punya [ ... ]


Diplomasi Indonesia Tidak Pernah Berhenti
28/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Juru Bicara (Jubir) Kemlu RI, Teuku Faizasyah menyatakan bahwa diplomasi Indonesia tidak pernah berhenti dan selalu berjalan di berbagai bidang, walaupun penanganan isu dengan Malaysia  tetap menjadi [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Palestina: Pembangunan Pemukiman Israel Tetap Menjadi Kendala Terbesar Proses Perdamaian
30/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pemukiman Yahudi di wilayahh Palestina yang diduduki adalah hambatan terbesar yang akan muncul dalam pembicaraan
perdamaian antara Palestina dan Israel seperti yang dikatakan oleh para pejabat Palesti [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
323 Sedadu AS Tewas Tahun Ini
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Jumlah tentara Amerika Serikat yang tewas dalam perang di Afghanistan pada 2010 mencapai rekor tertinggi dalam setahun sejak konflik dimulai hampir sembilan tahun lalu, menurut perhitungan AFP, Rab [ ... ]


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono: Jaga Citra dan Martabat Bangsa
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta rakyat Indonesia agar tetap menjaga citra dan martabat bangsa dalam menyikapi ulah Malaysia belakangan ini. "Kita harus senatiasa menjaga citra dan jati diri  [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Wakil Presiden Joe Biden Menepis Kegagalan AS di Afghanistan
23/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kegagalan Amerika Serikat (AS) dalam perang di Afghanistan yang banyak di sort oleh para pengamat dan media di seluruh dunia yang mengakibatkan penurunan dukungan rakyat AS berdasarkan polling terbaru [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Mari Reformasi Budaya Menuju Budaya Anti Korupsi
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun

Semua orang yang memiliki perhatian terhadap nasib bangsa ini sadar bahwa korupsi menjadi masalah utama di negeri ini. korupsi merupakan persoalan Nasional yang harus dipriorit [ ... ]


Perang Indonesia Malaysia “Penting” Bagi Para Koruptor
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Subagya Seribu satu jalan yang harus ditempuh untuk dapat selamat dari bidikan KPK, salah satu jalanyang paling dramatis adalah jika Indonesia Malaysia perang, maka koruptor akan aman.  Bayangk [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

Nilai Ekspor Indonesia Juli 2010 Capaii USD12,49 Miliar
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Nilai ekspor Indonesia pada Juli 2010 mencapai USD12,49 miliar atau   meningkat 1,32%   dibanding ekspor bulan Juni 2010, dan jika dibandingkan Juli 2009 mengalami peningkatan sebesar 29,00%.  De [ ... ]


Pemerintah Anggarkan Rp11,1 Triliun untuk Lingkungan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Fungsi lingkungan    hidup  terkait anggaran pro-environment dalam   rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN)   tahun   2011 mendapat alokasi sebesar  Rp11,1 triliun. Hal in [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

BEI Penghentian Sementara Saham Milik Katarina
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) terhadap saham milik PT Katarina Utama Tbk. pada awal bulan ini.  Hal ini disampaikan Kepala Divisi Peni [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Moral Hazard Pembentukan Birokrasi Pemerintah Daerah
30/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Umar Sani Banyak pemerintah daerah sekarang ini baik di provinsi maupun kabupaten/kota yang berbirokrasi yang gemuk dengan jumlah pejabat eselon I, II, III  dan eselon IV yang cukup banyak. Gaj [ ... ]


Transparansi dan Akuntabilitas Merupakan Kelemahan Mendasar Pelayanan Publik di Indonesia
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan rapat evaluasi supervisi peningkatan pelayanan publik untuk mendorong agar secepatnya ada perbaikan signifikan di sektor layanan publik. KPK kerap m [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


RI dan Thailand, Dua Negara yang Disegani di Asia Tenggara
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi (SOM) RI – Thailand telah di buka pagi ini, Rabu (1/9), di Nusa Dua, Bali. Pertemuan dipimpin bersama oleh Direktur Jenderal Asia, Pasifik dan Afrika (Dirjen Aspasaf [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Pengaruh Kerajaan Sriwijaya Membawa Budaya Melayu Ke Nusantara dan Asia Tenggara
13/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Zaki Setiawan Kerajaan Sriwijaya berpusat di daerah yang sekarang dikenal sebagai Palembang di Sumatra. Pengaruhnya amat besar meliputi Indonesia, Semenanjung Malaysia dan Filipina. Kerajaan yan [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 49 guests online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang