Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home

Tipu Muslihat AFNEI terhadap Pemerintah Republik Indonesian pada 1945

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 


Oleh Heri Hidayat Makmun

Pada saat perang dunia kedua berlangsung, rencananya wilayah Indonesia akan di masukkan dalam daerah tugas pendaratan pasukan Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam South West Pasific Command (SWPC) di bawah pimpinan Jenderal McArthur, tetapi rencana ini berubah setelah keberhasilan strategi lancet kotak untuk merebut pulau demi pulau menuju Filipina.

Kemudian rencana inipun dibatalkan mengingat wilayah RI yang luas dan memiliki kemungkinan terjadinya perlawanan dari pihak Republik Indonesia yang sudah memiliki senjata hasil merebut dari tentara Jepang yang berada di Indonesia. Wilayah Indonesia di serahkan kepada pasukan Inggris yang tergabung dalam South East Asia Command (SEAC) di bawah pimpinan Laksamana Lord Mountbatten.

Pada akhirnya rencana ini pun gagal dijalankan. AS, Inggris dan Belanda memiliki banyak kekhawatiran yang mendalam pada kekuatan bangsa Indonesia yang pada akhirnya hal ini sangat terbukti. Hal ini juga berdasarkan laporan dari pihak Sekutu yang sudah lebih dahulu berada di Indonesia, bawah kekuatan Republik Indonesia tidak bisa dianggap enteng. Pakta bahwa Jepang belum sepenuhnya menguasai Indonesia juga bisa menjadi bukti bawah pelawanan dari Indonesia sangat menggetarkan pihak Sekutu. Jepang hanya berhasil menguasai keadaan di beberapa kota saja, seperti Bandung, Semarang, Bali, dan Bengkulu.


Inggris dan Belanda memiliki perbedaan pandangan soal kekuatan militer Indonesia. Belanda berkeyakinan bahwa hanya dengan 75.000 tentara saja wilayah Indonesia dapat dikuasai. Tetapi Inggris berpendapat bahwa untuk pulau Jawa dan Sumatera saja minimal dibutuhkan 6 divisi, dan untuk Kalimantan dan Indonesia Timur dibutuhkan 2 divisi. Panglima pasukan Sekutu Asia Tenggara Jendral Dempsey bahkan memperingatkan Jenderal Christison bahwa pasukan Inggris baru bisa menandingi para pejuang Indonesia jika semua pasukan Inggris berpusat di Jawa Barat saja.

Selain itu pihak Sekutu memperhitungkan adanya kemungkinan yang tinggi untuk menghadapi dua kekuatan yang cukup besar, yang pertama dari tentara Jepang sendiri, karena tidak ada jaminan bahwa kekalahan Jepang menyebabkan mereka tidak melakukan perlawanan di Indonesia dan kedua adalah pejuang Republik Indonesia yang sudah memproklamasikan diri. Dari Pihak Pemerintah Belanda sendiri sadar bahwa Pejuang Republik Indonesia akan dengan mudah membabat habis tentara Belanda yang baru akan masuk ke Indonesia.

Dari pertimbangan ini maka dibentuklah suatu persekutuan kekuatan baru yang dianggap lebih handal dengan jumlah tentara yang sudah dilipatgandakan yang terdiri dari tentara Inggris, tentara Ghurka (tentara bayaran India yang bekerja untuk Pemerintah Inggris), tentara Belanda dan tentara KNIL yang dikirim dari Ambon, Muangthai, Filipina, dan Malaya (Mereka ini cikal bakal tentara APRIS). Tentara KNIL yang sebagian berasal dari sipil Indonesia, Indo-Belanda dani para interniran Belanda yang sudah berada di Indonesia pada masa Jepang berkuasa. Ditambah lagi dengan 10.000 pasukan mariner yang siap berangkat dari AS ke Indonesia. Komando baru ini diberi nama Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) dengan panglimanya Letjen Sir Philip Christison yang berkedudukan sementara di Singapura.

Rencana Den Haag, jika pengiriman AFNEI berhasil maka Ratu Belanda akan mengirimkan 5000 marinir, 27 batalyon, 10.000 tank, arteleri dan geni. Pada Oktober akan ditambah dengan satu devisi lengkap dan 12.000 ex-KNIL interniran. Total yang akan dikirimkan sebesar 75.000 tentara.

Pada saat akan dimulai pengiriman pertama pasukan AFNEI, tanggal 8 September 1945, ini pun juga dibatalkan diganti hanya dengan mengirimkan intelegen langsung diba wah Christison yang berada di Singapura yang terdiri dari 7 orang perwira kepercayaan. Misi rahasia ini dikomandoi oleh Mayor Greenhalgh.

Mereka melaporkan berbagai keadaan di Jakarta, seperti kekuatan dan pengaruh pimpinan Republik Indonesia Soekarno, Hatta dan Syahrir. Kekuatan para pejuang yang di Pimpin oleh Jenderal Sudirman sulit dan belum dapat diperkirakan dan kekuatan mantan tentara PETA dan Haiho. Kekuatan dan pengaruh Jepang yang sudah menyerah kepada Sekutu. Hasil laporan itu juga menjelaskan bahwa Jepang tidak berada dalam posisi yang mengendalikan wilayah Indoneisa, tetapi wilayah Indonesia telah di control dan dibawah komando para Pemimpin Republik Indonesia.

Hasil-hasil kontak Mayor Greenhalgh dengan Pimpinan Kenpetai Nippon di Jakarta menghasilkan laporan penting yang berisi : Jepang tidak memiliki pengaruh yang cukup untuk mengendalikan keadaan di Indonesia. Jepang juga tidak dapat menjamin bahwa kekuatan para Pejuang kita dapat diminta untuk dapat bekerja sama, dan bahwasannya Jepang hanya dapat memberikan senjatanya dari sisa yang belum direbut oleh para Pejuang. Jepang juga tidak dapat memberikan jaminan bahwa senjata yang sudah ditangan para Pejuang dapat diserahkan kepada pihak Sekutu.

Hasil dari laporan tersebut melahirkan keputusan baru untuk tidak secara terang-terangan membawa tentara Belanda ke Indonesia, tetapi para tentara penjajah Belanda tersebut disebut sebagai sipil, agar tidak terjadi bentrokan dengan pihak Republik Indonesia, jika seandainya pihak Republik tahu bahwa Sekutu telah membawa tentara Belanda, dikwatirkan pihak Pejuang kita akan melakukan perlawanan. Untuk itu dibentuklah Netherlands Indies Civil Administration (NICA) yang sebenarnya untuk mengelabuhi para pemimpin kita pada masa itu.

Selain itu dari laporan itu juga Inggris meminta AS untuk melakukan sokongan militer dari posisinya di Philipina yang direspon oleh Jenderal McArthur. McArthur dan Christison membentuk sebuah misi rahasia. AS melalui kekuatan intelegennya dan sokongan persenjataan, melakukan gerakan rahasia memasuki Maluku dengan kapal-kapal kecil. Logistik militer yang mereka bawa menjadi modal yang digunakan bersama para interniran di Ambon membentuk satuan-satuan tentara KNIL yang berasal dari orang-orang Indonesia yang tidak cinta tanah air, Indo-Belanda dan interniran.
Orang-orang tersebut dilatih ilmu kemiliteran seadanya untuk diterjunkan ke medan perang melawan Pejuang RI, saudara sebangsa sendiri.

Secara bergelombang dilakukan pengiriman tentara KNIL yang mendukung misi Sekutu ke Jakarta, Bandung, Surabaya dan Makasar. Pengiriman tentara KNIL tersebut terus dilakukan dari tahun 1945 sampai tahun 1949. (Berhenti setelah pemberantasan APRIS di Bandung dan Ambon yang dilakukan oleh TNI pada 1949) .

Strategi penyerangan yang semula akan dilaksanakan seperti pada rencana SWPC, dirubah menjadi strategi perdamaian dan rekonsiliasi paska perang dunia II. Hal ini dilakukan untuk menghindari konfrontasi dengan pihak kita. Christison mengontak para pemimpin RI di Jakarta, dan menyatakan bahwa misi mereka adalah misi perdamaian.
Untuk itu disampaikan surat kepada Presiden Soekarno yang menyatakan bawah mereka mengakui secara kekuasaan de facto Pemerintah RI dan menyatakan bahwa misi yang mereka emban bertujuan untuk:
1. Melindungi dan memindahkan tawanan perang dan interniran yang dilaksanakan oleh Rehabilitation Allied Prisoners of War and Interneers (RAPWI).
2. Melucuti tentara Jepang dan mengembalikan mereka kenegaranya.
3. Memelihara ketertiban dan keamanan umum aar maksud di atas dapat dilaksanakan.

Strategi ini benar-benar berhasil, para pemimpin benar-benar terlena dan dibodohi. Kita menerima dengan senang hati, bahkan pemimpin kita berjanji untuk membantu terlaksananya misi tersebut.

Tanggal 15 September 1945, Jakarta, beberapa kapal perang Sekutu mulai berdatangan yang dipimpin oleh Laksamana Muda Peterson Wakil Panglima SEAC yang diperbantukan ke AFNEI. Dari pihak Belanda ikut Jendral Van Straten dan Dr. Ch. O. Van der Plas yang berpura-pura berpakaian sipil sebagai wakil NICA. Pendaratan mereka berjalan dengan lancer dan aman. Demikian juga yang terjadi di Medan, Padang, Palembang, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Setelah itu apa yang terjadi? Setelah sebagian besar kekuatan mereka yang berada di Singapura dan Manila dating. Sekutu mulai beraksii dengan strategi pertama mereka. Melakukan penyerangan dan menyerahakan wilayah Indonesia ke Belanda yang berpura-pura menjadi NICA.

Berbagai terror, penyerangan, penangkapan dan pembunuhan terhadap pejuang kita, benar-benar membuka mata kita dan Bangsa Indonesia bahwa misi mereka adalah untuk kembali menjajah bumi pertiwi tercinta ini. Paska pengiriman pasukan ini terjadi peperangan dahsyat baik di Surabaya, Magelang, Bandung, Medan,Ambarawa, Jakarta, Palembang dan di berbagai wilayah lainnya.

Sumber data :
1. Dr. A.H. Nasution, 1995, Diplomasi atau Bertempur
2. Dr. A.H. Nasution, Sekitar Perang Kemerdekaan.
3. Seskoad, Serangan Umum 1 Maret 1945 di Yogyakarta dan Pengaruhnya
4. Bung Tomo (Sutomo), 2008, Pertempuran 10 November 1945 Kesaksian dan Pengalaman Seorang Aktor Sejarah

 
Blackberry Melanggar UU, Pemerintah Ancam Tutup Layanan Blackbarry di Indonesia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup layanan Blackberry di Indonesia bila produsennya, Research in Motion (RIM), menolak untuk memblokir konten porn [ ... ]


Menjaga dan Melestarikan Laut Perlu Kerjasama Semua Pihak
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tingkat pencemaran di beberapa wilayah perairan Indonesia pada saat ini telah berada pada kondisi yang tidak terkendali, serta laju sedimentasi yang masuk ke perairan juga terus meningkat. Sementara i [ ... ]


Berita Umum Nasional
Puncak Mudik Diperkirakan Jumat
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lonjakan arus mudik di jalan raya terus menunjukkan peningkatannya. Hari ini, Jumat (18/9) diperkirakan akan menjadi puncak kegiatan arus mudik Lebaran 2009 (1430 H). Pergerakan kendaraan di beberapa  [ ... ]


Dapatkan Informasi Mudik di RTTMC
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Untuk memberikan info-info terkini seputar mudik pada Lebaran tahun 2010 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membentuk Road Transport & Traffic Management Ce [ ... ]


Info Mudik Lebaran
Australia Arogan! Tidak Mau Mengganti Kerugian Tumpahan Minyak di Laut Timor, NTT
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tumpahan minyak akibat meledaknya kilang minyak Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor pada 21 Agustus 2009 lalu, telah mencemari sekitar 90.000 kilometer per segi wilayah perairan Laut Timor. Akibat [ ... ]


Naskah Pidato SBY Terkait Hubungan Indonesia - Malaysia
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

PIDATO
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MENGENAI
DINAMIKA HUBUNGAN INDONESIA –MALAYSIA

Jakarta, 1 September 2010
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk  [ ... ]


Berita Umum Internasional
Pembiaran Aparat Keamanan Membuat Gerakan RMS Semakin Berani
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan dan aksi Republik Maluku Selatan (RMS) semakin lama semakin berani ini terbukti saat. Frans Sinmiasa diduga juga berperan penting dalam rencana pengibaran bendera "benang raja" saat puncak Sa [ ... ]


RMS Dan OPM Diduga Terkait Jaringan Multinasional Anti NKRI
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) disinyalir merupakan jaringan multinasional untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Presidium ICMI Mud [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Lebih dari 100.000 Warga Prancis Protes Pengusiran Etnis Minoritas Romania oleh Sarkozy
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kebijakan Presiden Nicolas Sarkozy dianggap sebagai perlakuan yang sangat rasis, saat Pemerintah Prancis mengusir ribuan orang Rumania dengan alasan belum dapat diterima umum.  Kebijakan ini memicu p [ ... ]


Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
LMB Karimun Sesalkan Provokasi Perang dengan Malaysia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bint [ ... ]


PKB : Perang dengan Malaysia Tidak Ada Gunanya
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar menyatakan menolak perang dengan Malaysia, karena perang itu dianggap tidak ada gunanya. Pihaknya lebih menitikberatkan kepada diplomasi yang akan dilakukan pem [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Wakil Presiden Joe Biden Menepis Kegagalan AS di Afghanistan
23/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kegagalan Amerika Serikat (AS) dalam perang di Afghanistan yang banyak di sort oleh para pengamat dan media di seluruh dunia yang mengakibatkan penurunan dukungan rakyat AS berdasarkan polling terbaru [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Ketua KPK Baru Jangan Lupa Kasus Century
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lebih dari satu tahun kasus Century belum mendapatkan gambaran yagn jelas tentang pengungkapannya. Kondisi ini sangat memprihatinkan bagi Hasrul Halili, Pengamat hukum dari Pusat Kajian Antikorupsi Un [ ... ]


Indonesia Prakarsai Inisiatif Akademi Anti-Korupsi Internasional
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Indonesia kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam upaya pemberantasan korupsi global dengan menjadi bagian dari 35 negara pertama (founding members) yang menandatangani perjanjian pendirian Akademi  [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

BI Lakukan Langkah Antisipatif Hadapi Tekanan Inflasi
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, Ekonomi Indonesia masih menghadapi risiko tekanan inflasi yang berasal dari berbagai sumber. Hal tersebut disampaikannya pada rapat kerja d [ ... ]


Nilai Ekspor Indonesia Juli 2010 Capaii USD12,49 Miliar
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Nilai ekspor Indonesia pada Juli 2010 mencapai USD12,49 miliar atau   meningkat 1,32%   dibanding ekspor bulan Juni 2010, dan jika dibandingkan Juli 2009 mengalami peningkatan sebesar 29,00%.  De [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

Keabsahan Penggunaan Barang Milik Negara sebagai Underlying Asset SBSN Diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengaturan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai underlying asset  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Revitalisasi Industri Benih untuk Memperkuat Ketahanan Pangan
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Dalam rangka mengidentifikasi masalah perbenihan nasional khususnya pada kegiatan Revitalisasi Pupuk dan Benih Nasional, 2 September kemarin, I Wayan Budiastra, Asisten Deputi Urusan Kompetensi Kelemb [ ... ]


Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

ASEAN dan AS Bertemu 24 September
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Krisis ekonomi AS menyebabkan Presiden AS Barack Obama membuka torobosan-terobosan baru. AS tidak harus dengan masyarakat Eropa saja, atau Timur Tengah saja tetapi sudah mulai melihat kawasan Asia Ten [ ... ]


Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 110 guests online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang