Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home

Kebijakan Politik Cerdik Bebas Aktif

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Oleh : Septa Muktamar

Kebijakan politik bebas aktif Indonesia merupakan kebijakan luar negeri Indonesia yang merupakan konsep yang ditawarkan Hatta pada tahun 1948. Saat itu konsep tersebut adalah perwujudan penolakan terhadap ideologi kiri komunis yang berkiblat ke Uni Soviet dan penarikan pengaruh liberalis-kapitalis yang dipimpin oleh Amerika Serikat, pengaruh kedua kekuatan tersebut terpola setelah Perang Dunia Kedua hingga terciptanya era Perang Dingin.

Hatta dan kawan-kawan menegaskan bahwa bangsa Indonesia yang baru berdiri pada waktu itu meletakkan dasar politik luar negeri sebagai upaya netral diantara dua kekuatan negara adikuasa tersebut.

Prestasi terbesar Indonesia saat itu ialah memimpin dan menginspirasi negara-negara ketiga dalam hal ini negara-negara yang baru merdeka untuk bersikap netral, hal ini terlihat dari keberhasilan Indonesia menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada bulan April 1955.

Hal lain dapat terlihat bahwa di bawah Soekarno ketegasan dalam bersikap menghadapi arogansi Amerika Serikat dan memanfaatkan kekuatan Uni Sovyet, dengan menciptakan Poros Jakarta-Peking telah ditunjukkan Indonesia, melalui semangat nasionalisme yang tinggi dan kecerdikan diplomasinya, pemerintah melalui diplomasi cantik dan elegan Soekarno juga berhasil mempermainkan Amerika dan Uni Soviet dalam kasus pembebasan Irian Barat dari penjajahan Belanda.

Dengan berlalunya masa Perang Dingin yang ditandai oleh runtuhnya kekuatan Uni Sovyet dan semakin menguatkan peran Amerika Serikat yang merasa sebagai satu-satunya kekuatan dunia, maka melalui kepentingan yang lebih besar Amerika terus menanamkan pengaruhnya di dunia. Melalui berbagai kekuatan; ekonomi, politik, bahkan tak jarang invasi militer.

Amerika memaksakan kehendaknya untuk menguasai dan mempebesar pengaruhnya seperti yang mereka lakukan di Irak dan Afganistan. Kedua negara tersebut kini hancur, kemerdekaaannya dirampas dan seluruh kepentingan ekonominya dikuasai.

Dalam hal gaya hidup Amerika juga menginvasi seluruh dunia melalui berbagai korporasinya. Mc Donald, Pepsi, Coca Cola, merupakan kenyataan yang tidak bisa dibantah bagaimana mengguritanya kekuasaan korporasi tersebut membentuk cita rasa masyarakat dunia (Eko Prasetyo).

Belum lagi dalam hal budaya, pengaruh Amerika amat kentara, dengan alasan Hak Asasi Manusia maka sex bebas, hubungan heteroseksual, hubungan sejenis malah dilindungi dan dilegalkan. Dan pengaruhnya semakin menggila, melalui teknologi informasi yang mereka kuasai, semua hal yang berkaitan dengan hal ini dapat dinikmati oleh seluruh warga dunia. Duh sebenarnya mereka adalah pemimpin kerusakan umat manusia.

Amerika juga telah berhasil memutarbalikkan persepsi masyarakat dengan isu-isu terorisme, sehingga saat ini tercipta keseragaman pola pikir bahwa apapun gerakan kontra Amerika dan sekutunya adalah terorisme. Apalagi tuduhan teroris tersebut banyak ditujukan kepada negara-negara yang menentangnya. Atas alasan terorisme tersebut mereka meninvasi Afganistan, Irak, mengisolasi Kuba dan Libya dan menuduh gerakan jihad Islam melawan Amerika sebagai gerakan teroris.

Bagaimana dengan posisi Indonesia

Semenjak zaman pemerintahan Soeharto, pola hubungan luar negeri Indonesia berubah, dengan alasan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi maka Indonesia Indonesia mendekati lembaga-lembaga donor untuk dapat membiayai pembangunan di Indonesia dengan pola pinjaman. Tentu saja pemberian kredit ini harus dibayar mahal dengan tergadaikannya aset-aset strategis bangsa hingga menurutnya Indonesia terhadap kepentingan asing yang merupakan konsekuensi pemberian pinjaman tersebut.

Setelah era Soeharto berakhir belum terlihat ada upaya perubahan terhadap politik luar negeri yang dianut pemerintahan setelahnya, Indonesia tampaknya masih mencari pola hubungan yang ’aman’ di dunia, hal ini secara eksplisit diakui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menggambarkan Indonesia saat ini tengah "mengarungi samudra yang bergejolak". Menurut SBY Indonesia memerlukan kebijakan politik luar negeri yang bisa membantu melewati gejolak itu.

Menurut dia inti dari politik bebas aktif yakni bagaimana cara menjalin hubungan baik dengan semua pihak melalui proses diplomasi. Jalinan itulah yang juga akan menentukan pengaruh dan kemampuan Indonesia dalam membentuk tatanan dunia internasional.

Penulis melihat bahwa pola hubungan yang mesti diciptakan pemerintahan saat ini tidak saja bagaimana Indonesia menjalin hubungan baik dengan semua pihak, penulis tidak terlalu setuju dengan pendapat Presiden SBY bahwa menjaga hubungan baik harus melalui proses diplomasi. Karena kita tahu diplomasi saja tidak cukup, kegagalan forum WTO yang mengakomodir kepentingan negara-negara dunia ketiga baru-baru ini dan lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan merupakan kegagalan diplomasi Indonesia.

Kegagalan diplomasi ini merupakan sinyal lemahnya peran, bargaining dan harga diri Indonesia di dunia Internasional. Indonesia harus merumuskan kembali pola hubungan luar negeri bebas aktif yang sesuai dengan kepentingan ideologi, politik, ekonomi dan harga diri bangsa. Diplomasi pun bukan berarti menuruti kepentingan masyarakat internasional, seolah-olah semua ideologi dan kepentingan semua bangsa adalah seragam. Ada kalanya kita harus galak dan cerdik seperti yang telah ditunjukkan Indonesia pada masa awal kemerdekaan.

Kekuatan negara-negara maju yang dipimpin oleh Amerika terus-terusan menyeruak harga diri bangsa, intervensi mereka terhadap negara lain membuat kita semakin muak. Maka merumuskan pola hubungan luar negeri Indonesia tidak bisa dilepaskan dari melawan hegemoni dan kekuatan yang dipimpin oleh Amerika.

Merumuskan pola hubungan luar negeri

Secara garis besar ada dua pola yang dapat dimainkan Indonesia dalam hubungan luar negeri saat ini, pertama kecerdikan netralitas dalam hubungan kepentingan politik dan ekonomi semua negara. Tidak dapat dipungkiri bahwa hegemoni negara-negara maju yang dipimpin Amerika demikian besarnya mempengaruhi dunia saat ini. Sedemikian hebatnya pengaruh tersebut sehingga sebagian besar bangsa-bangsa saat ini kiblat ekonomi dan politiknya terpengaruh atau dipengaruhi Amerika. Demokrasi ala Amerika, kemajuan ekonomi ala Amerika.

Di luar itu bangsa-bangsa yang berseberangan dianggap negara-negara yang mengancam keamanan tatanan internasional, sehingga mereka harus dimusuhi. Indonesia dapat mengambil peran dari hubungan dengan bangsa-bangsa tersebut, saya sangat setuju terhadap kebijakan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan persenjataan dari Rusia, karena adanya embargo militer Amerika, kita pun senang saat Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad datang ke Indonesia beberapa waktu yang lalu, harapan supaya Indonesia mendukung langkah-langkah Iran dalam menghadapi arogansi Amerika tampaknya belum ditunjukkan pemerintah.

Alangkah indahnya sebagai sama-sama negara yang berdaulat pemerintah Indonesia dan Iran saat itu dapat memberikan pernyataan yang pedas terhadap sikap Amerika terhadap Iran. Penulis juga bermimpi suatu saat nanti pemerintah bersama Fidel Castro atau Hugo Chaves membuat pernyataan bersama tentang keadaan dunia. Atau membayangkan adanya makan malam antara pemimpin Indonesia dengan pemimpin Korea Utara.. wah pasti Amerika blingsatan.

Menciptakan hubungan dengan negara-negara tersebut tidak berarti kita sama seperti mereka, toh kerjasama setiap negara dapat dilaksanakan karena adanya kesamaan kepentingan, tampaknya kita harus cerdik sehingga bisa membuat ketar-ketir Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kedua, menjaga netralitas menjaga pengaruh budaya dan gaya hidup. Besarnya pengaruh budaya dan gaya hidup ala Amerika saat ini demikian terasa, menurunnya kualitas moral bangsa juga dipengaruhi mereka. Maka identitas budaya dan kultur ketimuran berdasarkan moralitas agama harus ditegakkan.

Pemerintah bersama dengan negara-negara yang concern terhadap tegaknya moral harus merumuskan budaya dan gaya hidup yang berkualitas, penulis membayangkan dimasa mendatang pemerintah yang tergabung dalam negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) membuat pertemuan dan menyatakan kutukan terhadap sikap legalisasi free sex dan hubungan sejenis dan heteroseksual di Amerika.

Penulis juga membayangkan memerahnya kuping Amerika jika pemimpin kita bersama negara-negara yang masih menjunjung tinggi moralitas memblokir situs-situs porno dan melarang penyebarannnya di seluruh dunia. Saya yakin meski hanya gertakan tentu akan berefek pada sikap Amerika dan sekutunya menghadapi kita.

Nah kartu truf terhadap hubungan luar negeri ini ternyata tergantung siapa yang memimpin bangsa ini. Saya membayangkan suatu saat nanti kita memiliki pemimpin bangsa segalak Soekarno dan secerdik Hatta, dan seislami Natsir dalam memimpin bangsa ini, semoga.

-------- Selesai & Terima Kasih -----------------

 

indonesianvoices, indonesianvoice, Indonesian Voice, Indonesian Voices, Indonesian News, Artikel Indonesia, Artikel Sejarah, Media Indonesia, sejarah indonesia, sejarah dunia, kemajuan indonesia, semangat indonesia, pengelolaan keuangan daerah di indonesia, pengelolaan keuangan, sistem keuangan daerah, pengelolaan keuangan negara, otonomi daerah, desentralisasi di indonesia, detik, antara, berita antara, berita indonesia, indonesia peristiwa, sejarah indonesia, indonesian historical, kemajuan pembangunan indonesia, pemuda indonesia, sosialisme indonesia, pancasila indonesia, konstitusi indonesia, kebangkitan indonesia, kemerdekaan indonesia, perjuangan kemerdekaan indonesia, hubungan luar negari indonesia, hubungan luar negari indonesia Amerika Serikat, indonesia jepang, indonesia australia, indonesia canada, indonesia malaysia, indonesia thailand, indonesia inggris, indonesia rusia, indonesia china, kemajuan ekonomi china, kekuatan militer china, kekuatan militer rusia, media news

 
Blackberry Melanggar UU, Pemerintah Ancam Tutup Layanan Blackbarry di Indonesia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup layanan Blackberry di Indonesia bila produsennya, Research in Motion (RIM), menolak untuk memblokir konten porn [ ... ]


Menjaga dan Melestarikan Laut Perlu Kerjasama Semua Pihak
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tingkat pencemaran di beberapa wilayah perairan Indonesia pada saat ini telah berada pada kondisi yang tidak terkendali, serta laju sedimentasi yang masuk ke perairan juga terus meningkat. Sementara i [ ... ]


Berita Umum Nasional
Puncak Mudik Diperkirakan Jumat
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lonjakan arus mudik di jalan raya terus menunjukkan peningkatannya. Hari ini, Jumat (18/9) diperkirakan akan menjadi puncak kegiatan arus mudik Lebaran 2009 (1430 H). Pergerakan kendaraan di beberapa  [ ... ]


Dapatkan Informasi Mudik di RTTMC
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Untuk memberikan info-info terkini seputar mudik pada Lebaran tahun 2010 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membentuk Road Transport & Traffic Management Ce [ ... ]


Info Mudik Lebaran
Australia Arogan! Tidak Mau Mengganti Kerugian Tumpahan Minyak di Laut Timor, NTT
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tumpahan minyak akibat meledaknya kilang minyak Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor pada 21 Agustus 2009 lalu, telah mencemari sekitar 90.000 kilometer per segi wilayah perairan Laut Timor. Akibat [ ... ]


Naskah Pidato SBY Terkait Hubungan Indonesia - Malaysia
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

PIDATO
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MENGENAI
DINAMIKA HUBUNGAN INDONESIA –MALAYSIA

Jakarta, 1 September 2010
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk  [ ... ]


Berita Umum Internasional
Pembiaran Aparat Keamanan Membuat Gerakan RMS Semakin Berani
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan dan aksi Republik Maluku Selatan (RMS) semakin lama semakin berani ini terbukti saat. Frans Sinmiasa diduga juga berperan penting dalam rencana pengibaran bendera "benang raja" saat puncak Sa [ ... ]


RMS Dan OPM Diduga Terkait Jaringan Multinasional Anti NKRI
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) disinyalir merupakan jaringan multinasional untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Presidium ICMI Mud [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Lebih dari 100.000 Warga Prancis Protes Pengusiran Etnis Minoritas Romania oleh Sarkozy
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kebijakan Presiden Nicolas Sarkozy dianggap sebagai perlakuan yang sangat rasis, saat Pemerintah Prancis mengusir ribuan orang Rumania dengan alasan belum dapat diterima umum.  Kebijakan ini memicu p [ ... ]


Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
LMB Karimun Sesalkan Provokasi Perang dengan Malaysia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bint [ ... ]


PKB : Perang dengan Malaysia Tidak Ada Gunanya
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar menyatakan menolak perang dengan Malaysia, karena perang itu dianggap tidak ada gunanya. Pihaknya lebih menitikberatkan kepada diplomasi yang akan dilakukan pem [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Wakil Presiden Joe Biden Menepis Kegagalan AS di Afghanistan
23/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kegagalan Amerika Serikat (AS) dalam perang di Afghanistan yang banyak di sort oleh para pengamat dan media di seluruh dunia yang mengakibatkan penurunan dukungan rakyat AS berdasarkan polling terbaru [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Ketua KPK Baru Jangan Lupa Kasus Century
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lebih dari satu tahun kasus Century belum mendapatkan gambaran yagn jelas tentang pengungkapannya. Kondisi ini sangat memprihatinkan bagi Hasrul Halili, Pengamat hukum dari Pusat Kajian Antikorupsi Un [ ... ]


Indonesia Prakarsai Inisiatif Akademi Anti-Korupsi Internasional
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Indonesia kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam upaya pemberantasan korupsi global dengan menjadi bagian dari 35 negara pertama (founding members) yang menandatangani perjanjian pendirian Akademi  [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

BI Lakukan Langkah Antisipatif Hadapi Tekanan Inflasi
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, Ekonomi Indonesia masih menghadapi risiko tekanan inflasi yang berasal dari berbagai sumber. Hal tersebut disampaikannya pada rapat kerja d [ ... ]


Nilai Ekspor Indonesia Juli 2010 Capaii USD12,49 Miliar
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Nilai ekspor Indonesia pada Juli 2010 mencapai USD12,49 miliar atau   meningkat 1,32%   dibanding ekspor bulan Juni 2010, dan jika dibandingkan Juli 2009 mengalami peningkatan sebesar 29,00%.  De [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

Keabsahan Penggunaan Barang Milik Negara sebagai Underlying Asset SBSN Diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengaturan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai underlying asset  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Revitalisasi Industri Benih untuk Memperkuat Ketahanan Pangan
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Dalam rangka mengidentifikasi masalah perbenihan nasional khususnya pada kegiatan Revitalisasi Pupuk dan Benih Nasional, 2 September kemarin, I Wayan Budiastra, Asisten Deputi Urusan Kompetensi Kelemb [ ... ]


Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

ASEAN dan AS Bertemu 24 September
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Krisis ekonomi AS menyebabkan Presiden AS Barack Obama membuka torobosan-terobosan baru. AS tidak harus dengan masyarakat Eropa saja, atau Timur Tengah saja tetapi sudah mulai melihat kawasan Asia Ten [ ... ]


Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 109 guests online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang