The latest news from the Joomla! Team
|
Indonesia Hadiri the International Conference on Afghanistan di Kabul
Monday, 19 July 2010 02:33
Atas undangan Pemerintah Afghanistan, Indonesia akan menghadiri the International Conference on Afghanistan (Kabul Conference) di Kabul, 20 Juli 2010. Delegasi RI akan dipimpin Duta Besar RI untuk Afghanistan, Erman Hidayat dan beranggotakan pejabat terkait di Kementerian Luar Negeri.
Selain Indonesia, Pemerintah Afghanistan juga menyampaikan 81 undangan kepada Menteri Luar Negeri berbagai negara, Sekjen PBB, Sekjen OKI, Sekjen GCC, Sekjen NATO, Presiden Bank Dunia, Presiden ADB dan Presiden IDB.
Konferensi ini akan dipimpin bersama oleh Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon. Tujuan konferensi adalah membahas langkah-langkah kerja sama di berbagai bidang antara Pemerintah Afghanistan dengan masyarakat internasional seperti keamanan, pembangunan, kerja sama kawasan dan rekonsiliasi di negara tersebut.
Kabul Conference diselenggarakan sebagai tindaklanjut dari London Conference yang diselenggarakan Januari 2010 lalu. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri RI.
Read more...
|
Indonesia – Malaysia Jalin Pengembangan Industri Strategis
Saturday, 24 April 2010 23:39
Indonesia dan Malaysia sepakat menjalin kerjasama pengembangan industri strategis dalam konteks kerjasama ASEAN. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Presdir PT Pindad, Adik Avianto Soedarsono, dan CEO PT SME Ordnance Sdn Bhd, Tan Sri Mohd Shahrom Nordin dan disaksikan oleh PM Malaysia, Najib Tun Razak; Menteri Pertahanan Malaysia, Dr Ahmad Zahid Hamidi; Menteri Pertahanan RI, Prof Dr Purnomo Yusgiantoro; Menteri Negara BUMN, Mustafa Abubakar serta Duta Besar RI, Da’i Bachtiar (22/4/2010). Penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada hari terakhir pameran dan konferensi Defence Service Asia (DSA) ke-12 yang berlangsung di Putra World Trade Center (PWTC), Kuala Lumpur, 19 – 22 April 2010. Seusai penandatanganan MoU secara simbolis Menteri Pertahanan RI menyerahkan prototype panser APC (Armoured Personel Carrier) 6x6 kepada PM Malaysia, serta prototype senjata SS2 (senapan sebu 2) buatan PT Pindad (Persero) kepada Menteri Pertahanan Malaysia. Total sebanyak 10 protype SS2 diserahkan kepada Malaysia. Menurut Presdir PT Pindad (Persero), saat ini tengah diproses penambahan pembelian panser APC 6x6 oleh Malaysia, dari jumlah 154 panser yang telah dipesan.
Last Updated on Sunday, 25 April 2010 03:01
Read more...
Tantangan Pemerintahan Baru Kyrgyzstan
Tuesday, 20 April 2010 08:13
Oleh Sumantiri B. Sugeo Penguasa sementara Kyrgyzstan yang berasal dari kubu oposisi Roza Otunbayeva menghadapi resistensi dalam usaha pembaharuan setelah kurang dari dua minggu setelah mengambil alih kekuasaan. Ketegangan muncul setelah janji pemilihan umum untuk menentukan pemimpin yang baru dan reformis belum mendapatkan kepastian yang meyakinkan. Kepastian masa depan Kyrgyzstan ini penting untuk memulihkan ketertiban di negara Asia Tengah ini. Sekitar 1.000 orang berkumpul di ibukota Bishkek menuntut pemerintah baru memberi mereka tanah. Mereka menantang pemimpin sementara untuk menggunakan kontrol atas negara itu setelah pemberontakan April 7's digulingkan Presiden Kurmanbek Bakiyev. Penjabat Walikota Bishkek, ISSA Omurkulov, mengatakan, "Dalam waktu singkat kita ingin menciptakan sebuah sistem politik yang tepat, dan menyelenggarakan pemilihan umum secepat mungkin dan legislatif baru memiliki. Kami pikir negara harus menjadi republik parlementer di mana orang-orang akan selalu dapat memilih wakil atau Wakil-wakil presiden terpilih akan bertanggung jawab dan langsung bertanggung jawab kepada pemilih.. ," seperti yang dikutip dari CCTV.com.
Last Updated on Tuesday, 20 April 2010 12:44
Read more...
|
Isu Kritis Tentang Indonesia yang Diperhatikan Dunia Internasional
Monday, 19 April 2010 06:49
Oleh Solihin Samsi Pemerintah kita sekarang ini terlalu sibuk dengan urusan dalam negeri. Isu-isu nasional menguras perhatian pemerintah. Apalagi isu nasional ini terkait dengan strategi kekuatan dari partai-partai, koalisi-koalisi , pejabat Negara dan banyak sekali komponen bangsa yang tenggelam dalam masalah-masalah internal kita sendiri. Disisi lain kita berhadapan dengan dunia luas yang menggelobal. Sering kali kita tidak sadar bahwa Indonesia sering mendapat perhatian internasional yang kurang banyak mendapatkan tanggapan yang memadai dari pemerintah kita. Kita juga sering gagal atau bahkan tidak memanfaatkan sama sekali kesempatan emas di moment-meoment internasional yang penting demi kepentingan nasional kita. Selain sisi posistif kita dimata dunia internasional. Ada hal lain yang harus mendapatkan tanggapan yang serius dan sangat berkaitan dengan integritas dan kepentingan nasional bangsa kita. Berbagai isu tersebut yang pertama adalah sisa-sisa masalah Timor Leste yang menganggap kita telah melakukan pelanggaram HAM. Hal ini harus dilakukan diplomasi ke Pemerintah Timor Leste dan pendekatan personal dan persuasip sebagai upaya win-win solution. Dalam masalah ini kita terlalu jumud dan kaku untuk bersikap dan kita dapat memenangkan diplomasi yang menguntungkan citra kita dan juga kita tetap dapat menjalin hubungan diplomatic dengan pemerintah Timor Leste dengan baik. Kita juga harus segera menuntaskan isu-isu penting yang terkait dengan Timur Leste yaitu batas Indonesia dan Timor Leste yaitu di pulau karang tak berpenghuni Palau Batek / Fatu Sinai yang belum jelas dan akan selalu menjadi masalah krusial kedua negara dalam jangka panjang. Kondisi ini menghalangi kesepakatan maritime mengenai batas utara pada perjanjian tahun 1997 antara Indonesia dan Australia yang seharusnya berhasil menetap beberapa bagian dari batas laut itu adalah milik Indoneisa. Tetapi isu-isu yang beredar di luar terkesan bahwa Australia tetap berada di posisi tersebut. Ini jelas kita kurang melakukan sosialisasi pada banyak pihak yang terkait dengan masalah tersebut. Kita sering tersudutkan tetapi kita tidak sadar, masalah karena kita terlalu sibuk dengan urusan politik internal bangsa kita.
Last Updated on Thursday, 22 April 2010 07:08
Read more...
Abu vulkanik Letusan Gunung Berapi Eyjafjallajokull di Islandia
Saturday, 17 April 2010 16:35

Abu vulkanik yang berasal dari letusan Gunung Berapi Eyjafjallajokull di Islandia yang menyebabkan penerbangann di Eropa hampir lumpur. Sebanyak 28 ribu penerbangan ke dan dari Eropa dibatalkan. Hampir semua bandar di Jerman tutup, demikian juga dengan Austria, Polandia, Inggris, Republik Irlandia, Denmark, Norwegia, Sewdia, Finlandia, Belgia, dalam Belanda tertutup debu. Pemerintah Perancis menutup 24 bandar udara di utara, termasuk bandara penghubung Paris-Charles de Gaulle. Letusan ini menggangu roda perekonomian Eropa yang memang sedang redup. Sektor transportasi, pariwisata, dan perdangan mengalami kerugikan yang sangat Penerbanganbesar.
Last Updated on Monday, 19 April 2010 07:09
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 8 |